26 July 2020

author photo

Baca Juga



PojokSeni.com - Berada di atas panggung teater, salah satu yang harus dimiliki adalah kemampuan vokal. Ada banyak hal yang mesti dilatih, terkait vokal Anda. Mulai dari intonasi, warna vokal, dan sebagainya.

Namun salah satu yang terpenting dan akan dibahas dalam artikel kali ini adalah power alias tenaga. Suara Anda tidak bisa hanya sebatas terdengar oleh lawan main, tapi harus juga terdengar dengan jelas oleh penonton se-gedung pertunjukan.

Ingat, sekali lagi, harus terdengar dengan jelas! Dan pastinya, Anda sedang tidak berteriak, apalagi menjerit.

Untuk itu, sangat diperlukan latihan nafas untuk menenagai vokal Anda. Apabila Anda sudah melakukan penjiwaan dengan baik, akan sangat fatal bila pesan yang Anda sampaikan lewat dialog justru tak terdengar oleh  penonton, lantaran kurang bertenaga.

Faktor yang Memengaruhi Tenaga Vokal


Nafas


Nafas yang digunakan oleh orang-orang teater tentunya bukan nafas dada. Ada dua pilihan yang bisa dipilih, yakni nafas perut dan nafas diagframa.

Terkait latihan olah nafas dan latihan teknik dasar olah vokal, pojokseni.com sudah mengulasnya secara rinci di beberapa artikel. Berikut beberapa artikel yang bisa Anda simak terkait tema tersebut.

Stamina


Memiliki kemampuan olah nafas yang baik, tentunya akan berdampak pada olah vokal yang baik pula. Namun, sangat disayangkan bila Anda tidak memiliki stamina yang cukup.

Jadinya, untuk pentas sepanjang 2 jam misalnya, maka Anda mulai kelelahan. Hal itu akan berdampak pada nafas yang tersengal, lalu vokal yang terus menurun.

Untuk itu, sangat disarankan bagi para aktor untuk tetap melatih stamina dan daya tahan tubuh. Jadinya, untuk menjalani proses sebuah pementasan, mulai dari latihan, rehearsal sampai akhirnya pementasan, stamina Anda dapat tetap terjaga.

Stamina terkait dengan olahraga, makanan sehat dan istirahat yang cukup. Maka dari itu, baca juga artikel Konsumsi Buah dan Sayur Ini Untuk Menjaga Vokal Aktor Tetap Prima.

Dengan demikian, Anda dapat tetap menjaga kualitas diri yang berujung pada kualitas pementasan secara kolektif.
your advertise here

This post have 0 komentar

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.

Selanjutnya Posting Berikutnya
Sebelumnya Artikel Sebelumnya

Advertisement

Advertisement

Loading...