11 April 2019

author photo
Pementasan Drama


pojokseni.com - Kembali ke dasar drama, ada beberapa jenis penokohan yang bisa kita temukan dalam sebuah drama. Secara simpel, penokohan adalah perwatakan atau karakter dari tokoh yang dimainkan di satu drama. Selama ini, kita biasa mengenal 2 penokohan yang paling sentral, yakni protagonis dan antagonis. Protagonis untuk pihak yang benar, baik dan setipenya. Sedangkan antagonis adalah kebalikannya, yang tidak benar, jahat dan melakukan hal yang buruk.

Selain dua jenis penokohan di atas, masih ada jenis penokohan lain yang ada di dalam drama. Apa saja?

Penokohan Dalam Drama

Pementasan drama

Selain protagonis dan antagonis, ada beberapa jenis penokohan lain dalam sebuah drama. Antara lain deutragonis, tritagonis, foil, confident, raisonneur dan utility. Apa saja definisi dari penokohan yang disebut itu? Simak penjelasan singkatnya berikut ini.

Baca juga: 

Deutragonis


Deutragonis adalah tokoh yang berada di pihak protagonis (baik) dan mendukung protagonis, melawan, menyelesaikan dan menghadapi pihak antagonis. Tak jarang, deutragonis menjadi pihak yang menjadi motivator bagi tokoh protagonis yang dirundung masalah.

Tritagonis


Bisa dikatakan penengah, bisa juga dikatakan netral atau tidak berpihak. Ia bisa saja memberikan pendapat, nasehat, wejangan, motivasi bagi tokoh protagonis, maupun antagonis sekalian. Sebagai penengah, sifat dari tokoh tritagonis adalah berwibawa dan bijaksana. Tak jarang, tokoh tritagonis menjadi penengah dan orang yang memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi dalam sebuah drama.

Foil


Kebalikan dari tritagonis, maka tokoh foil seringkali terlibat konflik dengan tokoh protagonis dan antagonis sekalian. Kadang pula, foil lebih memihak ke antagonis. Kalaupun diminta nasihat, tokoh satu ini justru menjadikan konflik semakin dalam dan runyam.

Confident


Tokoh satu ini adalah karakter yang berada di pihak protagonis dan mendapat kepercayaan darinya. Perbedaan dari deutragonis, confident bersifat lebih rahasia, dan menjaga rahasia dari protagonis.

Raisonneur 


Raisonneur bisa disebut pula pewara, atau narator. Mungkin ia tidak terlihat, tapi ia menceritakan alur, kisah dan sebagainya dari sebuah drama. Malahan, sebagian besar raisonneur tidak tampak oleh penonton.

Utility


Utility merupakan peran pembantu yang diperlukan untuk melengkapi sebuah rangkaian cerita agar lebih lengkap. Di dalam drama tidak ada yang tidak penting, termasuk utility. Karena, apabila tokoh ini tidak ada, maka akan ada "gap" atau "missing link" dari setiap spektacle yang dibangun.

Demikian penjelasan singkat tentang penokohan dalam sebuah drama. Tentunya, apabila Anda ingin mementaskan sebuah drama, setelah reading teks dan melakukan analisa, sebagian besar dari penokohan yang disebutkan di atas akan Anda temukan. (ai/pojokseni)

your advertise here

This post have 0 komentar

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.

Selanjutnya Posting Berikutnya
Sebelumnya Artikel Sebelumnya

Advertisement

Loading...

Advertisement