Jepara Hatedu Terbitkan Buku Naskah Teater Bertajuk KOL -->
close
Pojok Seni
07 April 2026, 4/07/2026 08:00:00 AM WIB
Terbaru 2026-04-07T01:00:00Z
Artikelevent

Jepara Hatedu Terbitkan Buku Naskah Teater Bertajuk KOL

Advertisement
Terbitkan Naskah Teater Kol

Pojok Seni/Jepara -  Perayaan Hari Teater Sedunia (Hatedu) di Kabupaten Jepara melahirkan buku kumpulan naskah teater. Buku berjudul KOL itu memuat 13 naskah teater bertema seni ukir yang ditulis oleh pegiat seni teater Jepara. Peluncuran buku itu menjadi penutup perayaan Jepara Hatedu 2026 yang digelar selama tiga hari sejak, Jumat 3 April 2026 di kawasan pantai Bandengan Jepara.


Ketua Umum Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Jepara, Kustam Erey Kristiawan, penerbitan buku kumpulan naskah teater menjadi bagian dari upaya menambah peredaran naskah teater. Pasalnya, saat ini produksi naskah teater di Jepara masih sangat minim.


“Dengan dibukukan seperti ini, maka akan menambah peredaran naskah teater. Selama ini yang terjadi di Jepara khususnya, kawan-kawan pegiat teater menulis naskah teater hanya untuk kepentingan pementasan kelompoknya sendiri, kalau dibukukan seperti ini, sangat mungkin kelompok-kelompok teater lainnya juga akan ikut mementaskannya juga,” papar Kustam, Senin, 6 April 2026.


Sebelumnya, naskah teater di buku KOL telah dipentaskan di panggung Festival Teater Jepara (Festera) tahun 2025. Sebanyak 13 naskah di dalam buku KOL mengangkat tema seni ukir. 


Seperti naskah berjudul Warisan Bapak yang ditulis Reza Agnes, mengisahkan seorang anak yang enggan melanjutkan usaha mengukir peninggalan orangtuanya. Ada pula kisah Rani, seorang anak yang lebih memilih menjadi pengukir, melanjutkan profesi orangtua, ketimbang bekerja di pabrik. Cerita itu tertuang dalam naskah Pahat Rani karya Asyari Muhamad. Selain itu juga ada naskah yang bercerita asal muasal seni ukir di Jepara lewat naskah berjudul Ki Badar Duwung karya Riski Sawo.


“Buku kumpulan naskah teater bertema seni ukir ini adalah action nyata upaya pelestarian seni ukir yang dilakukan kawan-kawan pegiat teater melalui cerita dalam bentuk naskah dan pertunjukan panggung teater,” kata Kustam.


Penanggung Jawab penerbit buku KOL, Iniibubudi, Asa Jatmiko, menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi kerja-kerja kreatif terutama dalam hal ini upaya menerbitkan sebuah kumpulan naskah teater yang setema dan khas Jepara.


Selama ini, naskah teater menjadi amat dekat dengan orang teater saat mereka mempersiapkan pertunjukan, dan kemudian terasa amat jauh sesudahnya. Naskah yang dibukukan selain akan “mengabadikan”, juga akan memperbanyak kesempatan kita membaca dan berinteraksi. Dari sanalah gagasan dan sudut pandang baru, akan semakin bertumbuh dan subur.


“Buku KOL yang telah diperjuangkan, menjadi sangat penting kehadirannya. Karena ia akan berjejak, dan niscaya akan menumbuhsuburkan proses kreatif orang-orang teater di Jepara, dalam segala bentuk dan caranya masing-masing. Kami selalu mendukung upaya-upaya semacam ini,” tanda Asa Jatmiko.