Alasan "Kanvas Biru" Ini Harganya 3 Juta Dollar -->
close
Pojok Seni
08 February 2020, 2/08/2020 03:46:00 AM WIB
Terbaru 2020-02-07T20:46:30Z
SeniUlasan

Alasan "Kanvas Biru" Ini Harganya 3 Juta Dollar

Advertisement
International Klein Blue 191
pojokseni.com - Foto di atas adalah lukisan berjudul "International Klein Blue 191" yang dibuat oleh seniman bernama Yves Klein. Sebuah lukisan yang sering pula disebut "kanvas biru" karena memang sepenuh kanvas itu penuh berwarna biru. Tapi, lukisan tersebut dibanderol senilai 3 juta Dollar Amerika atau setara dengan Rp 41 miliar.

Sebuah situs, observer.com, merilis berita bahwa warna untuk melukis cat tersebut, yakni warna "Klein International Blue" juga dijual dengan harga jutaan dollar. Mengapa bisa harganya sedemikian mahal? Ini cerita di belakangnya.

Yves Klein adalah seorang seniman asal Prancis, yang meninggal di tahun 1962 silam. Dia menjadi pelopor minimal art dan pop art.

Yves memulai sebuah pertunjukan lukisan minyak di tahun 1955, dan menampilkan hanya satu warna, yakni biru. Sebelumnya, ia melihat sejumlah warna dalam pertunjukan lukisan monokrom, dan ia sangat kecewa. 

Yves Klein
Khusus untuk warna biru itu, Yves Klein menyadari bahwa warna biru yang ada saat ini tidaklah murni biru. Maka ia mulai bergerak dan melakukan penciptaan warna biru yang paling murni. Ia menggait pemasok cat seni di Prancis bernama Edouard Adam. Proses pencarian warna biru ini menggunakan banyak metode.

Saat itu (tahun 1960) semua varian warna biru menurut Yves Klein, tidak ada yang murni. Ada yang birunya sedikit tercampur kuning. Ketika ditambahkan pigmen biru, maka akan ternoda hijau.

International Klein Blue

Selama 2 tahun lebih Yves Klein ters mencoba mencari dan membuat binder sendiri untuk warna biru yang transparan. Alhasil, lahirlah lukisan di atas. Saat itu, ini adalah lukisan pertama dengan warna terbaru di dunia. Warna biru inilah yang disebut Klein International Blue dengan hak paten atas nama Yves Klein.

Saat ini, Anda mungkin bisa mengunakan photoshop atau sebagainya untuk meniru warna biru tersebut. Maka, untuk meniru lukisan ini akan menjadi sangat mudah. Tapi, tetap saja lukisan itu yang pertama menggunakan warna "biru" yang dimaksud. Keunikan itulah yang menjadikan lukisan ini menjadi sangat mahal. (ai/pojokseni.com) 

Ads