Teater Sebagai Ilmu Pengetahuan


oleh Teater Potlot

pojokseni.com - Teater Potlot memosisikan teater sebagai ilmu pengetahuan. Seni rupa, gerak, bunyi, arsitektur adalah penandanya. Melalui kreatifitas seni tersebut Teater Potlot melangsungkan proses pengetahuan melalui tahap pemetaan masalah, hipotesis, dan tesis.

Terkait dengan isu ekologi yang saat ini menjadi proyek pengetahuan Teater Potlot, maka tahap pemetaan masalahnya berupa pembacaan berbagai dampak dari kerusakan ekologi seperti krisis air bersih, krisis udara bersih, perubahan iklim, bencana alam, krisis pangan yang sehat, hingga munculnya beragam penyakit yang mematikan.

Hipotesis yang dipahami Teater Potlot, persoalan tersebut muncul karena adanya perubahan bentang alam akibat perilaku manusia yang tidak lestari. Sementara tesis yang ditawarkan Teater Potlot yakni membangun kesadaran manusia untuk arif terhadap lingkungan, sehingga bentang alam kembali baik dan lestari, melalui spirit atau nilai-nilai yang terkandung dalam Prasasti Talang Tuwo.

Prasasti Talang Tuwo ditulis 23 Maret 684 M, oleh Dapunta Hyang Raja Sriwijaya, yang berisi himbauan membangun taman Sriksetra, sebuah lanskap yang memberikan manfaat untuk semua makhluk hidup.

Apa spiritnya? Alam semesta ini diciptakan Tuhan untuk semua makhluk atau alam semesta ini berlangsung karena peranan semua makhluk yang diciptakan Tuhan.
Tujuan kerjasama semua makhluk agar kehidupan di alam semesta berkelanjutan, yang ditandai semua makhluk hidup sejahtera dan bahagia.

Dengan memilih fungsi tersebut, dalam mengerjakan setiap proyek Teater Potlot bersikap terbuka, sehingga selalu melibatkan atau mencari para ahli, kelompok minat, melakukan penelitian di lapangan, sebagai sumber pengetahuan dan teman diskusi.

Terkait proyek ekologi Teater Potlot berdiskusi dan menggali informasi, ilmu pengetahuan dari para arkeolog, akademisi, penggiat lingkungan hidup, pekerja seni, dan juga melakukan survey dan berdiskusi dengan masyarakat. ***

No comments:

Post a Comment

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.