Ingin Ikut Seleksi Sastrawan Berkarya ke Wilayah 3T 2018? Ini Syarat dan Ketentuannya


pojokseni.com - Dalam rangka mewujudkan komitmen dari Nawacita pemerintah juga mewujudkan tujuan dari Gerakan Literasi Nasional, Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menggelar Sastrawan Berkarya ke Wilayah 3T tahun 2018.

Kegiatan ini nantinya dapat menghasilkan sebuah karya jurnalisme sastrawi seperti esai, feature sampai cerita perjalanan dengan berbasis pemahaman lintas budaya juga lintas generasi. Tujuannya tentu agar dapat menyajikan potensi, kondisi dan kearifan lokal dari wilayah 3T atau Terluar, Terdepan dan Tertinggal. Nantinya, karya tersebut akan dijadikan penambah bahan bacaan bagi siswa SMA dan SMP.

Bentuk kegiatan Sastrawan Berkarya ke Wilayah 3T adalah residensi selama 20 hari di tempat penugasan. Tempat penugasan yang dimaksud antara lain Kepulauan Meranti (Riau), Nias (Sumatera Utara), Kepulauan Banggai (Sulawesi Tengah), Kepulauan Konawe (Sulawesi Tenggara), Pulau Buru (Maluku) dan Seram Barat (Maluku).

Sastrawan yang dapat mengikuti kegiatan ini harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :


- Warga Negara Indonesia
- Telah menerbitkan karya buku sendiri, bukan antologi bersama
- Telah mempublikasikan karya sastra di media cetak nasional setidaknya dalam 3 tahun terakhir.
- Karya sastra yang dibuat tidak menyinggung SARA dan tidak terkait pornografi.
- Belum pernah mengikuti kegiatan ini sebelumnya.
- Sehat baik secara jasmani maupun rohani
- Siap ditempatkan di mana saja (wilayah penugasan yang sudah disebutkan di atas)
- Tidak pernah bergabung dengan organisasi yang dilarang pemerintah.
- Bukan pekerja/pegawai di Badan Bahasa Kemendikbud
- Bersedia bekerja sama dan mengikuti aturan yang sudah disusun Badan Bahasa Kemendikbud.

Proses Seleksi dan Cara Mendaftar


Cara mendaftar kegiatan ini adalah dengan mengirim dokumen lewat surel/email ke layanan.bahasa@kemdikbud@go.id dengan subjek kiriman "Pendaftaran Sastrawan Berkarya".

Sebelumnya, sastrawan tersebut sudah mengunduh formulir pendaftaran di pranala ini : http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/sites/default/files/Formulir_pendaftaran_sastrawan.docx

Sastrawan tersebut juga sudah membuat portofolio berupa daftar karya yang sudah diterbitkan, lengkap dengan biografi singkatnya. Kemudian, bukti karya dan karya sasta yang diterbitkan di media cetak juga dikirimkan ke panitia.

Nantinya, proses penyeleksian dilakukan oleh kurator berdasarkan karya yang dikirimkan. Waktu pendaftaran adalah tanggal 1 hingga 17 Maret 2018 ini, sedangkan seleksi dilakukan tanggal 22 Maret 2018. Pengumuman dilakukan pada tanggal 26 Maret 2018.

Selanjutnya, proses residensi akan digelar pada bulan April hingga Mei 2018 di lokasi penugasan. Sedangkan waktu penulisan karya adalah bulan Juni - Juli 2018. Di bulan Juli 2018, hasil karya yang sudah dibuat sudah diserahkan ke panitia. Sastrawan yang terpilih akan mendapatkan bantuan dana transportasi ke lokasi penugasan tersebut, juga akan mendapat biaya hidup selama residensi serta honor penulisan karya.

Untuk informasi lebih lanjut, alamat surat menyurat ke panitia adalah :

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur.

Atau, informasi lainnya bisa melihat di situs badanbahasa.kemdikbud@go.id. Sedangkan surel atau pos elektronik bisa melalui alamat layanan.bahasa@kemdikbud@go.id. Atau, Anda juga bisa mengontak narahubung Endah (0857-4358-057) dan Setyo Untoro (0812-2369-7878). (ai/pojokseni.com)

No comments:

Post a Comment

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.