Mengingat Ratna Assan, Keturunan Indonesia yang Pernah (Hampir) Menjadi Ratu Hollywood

Ratna Assan


pojokseni.com - Kerja keras akan mengalahkan bakat. Se-berbakat apapun Anda, bila tidak dibarengi kerja keras, maka Anda akan kalah dengan yang berminat. Yah, minat mengalahkan bakat, karena kerja kerasnya berbeda. Setidaknya, hal itu bisa kita ambil dari kisah Ratna Assan. Bukan kisah keberhasilannya, tapi kisah kegagalannya, yang menghilang dari dunia perfilman Hollywood, karena kurang kerja keras.

Berbagai sumber menyebutkan bahwa Ratna Assan terlahir dengan bakat modeling, juga bentuk tubuh yang ideal dan wajah yang sangat cantik. Hal itulah yang menjadikan nama Ratna Assan cepat meleast ketika timbul di permukaan. Bahkan, Ratna Assan membintangi salah satu film Holywood yang termahal di era tahun 70-an berjudul Papillon. Tidak tanggung-tanggung, nama bintang Holywood ternama erat itu, Steve McQuenn, Dustin Hoffman dan sederet nama beken lainnya juga berada di film tersebut. Tentunya, kemunculan Ratna di film Pappilon dan bermain bersama Steve McQueen menjadi titik awal melesatnya nama wanita cantik berdarah Indonesia yang lahir di California tersebut. Rumah produksi film tersebut juga bukan sembarangan, Columbia Pictures, loh.

Apalagi, Ratna muncul dengan seksi di film tersebut. Ratna yang menjadi pasangan Steve McQueen juga tampil berani dengan telanjang dada di film ini. Pesonanya benar-benar berkilau pasca film tersebut juga menjadi film yang laris. Ia juga sangat berbakat di bidang tari, dan terus melatih para penari untuk tampil besama di era 60-an. Kembali ke film Papillon yang dibintangi Ratna Assan, film tersebut mendapat nominasi Oscar dan Steve McQueen mendapatkan predikat the best actor.

Nama Ratna Assan benar-benar melambung. Namanya bersliwean di sejumlah media besar Amerika, mulai dari The Milwauke Sentinel sampai majalah dewasa Playboy juga menyebutkan namanya. Era 70-an menjadi era ketika nama Ratna Assan begitu melambung. Apalagi, pemilik sabuk cokelat Karate ini masih berusia 18 tahun ketika itu. Sejumlah media memprediksi Assan akan menjadi seorang bintang masa depan Holywood.

Kurang Kerja Keras.

Ratna Assan dan Steve McQueen

Tapi, tidak sampai akhir 70-an, nama Ratna Assan malah hilang. Yah, hilang tiba-tiba. Majalah Tempo pada tahun 1977 pernah menuliskan penyebabnya dengan tegas. Ratna disebut adalah anak yang manja, juga tidak punya kemauan yang keras. Ratna tidak ingin menghafal skrip film, padahal kontrak dengan film tersebut sudah ditandatangani. Di film lainnya, ia malah tidak datang tepat waktu, alias tidak disiplin.

Tidak lama, sejumlah rumah produksi besar Amerika Serikat yang sudah kadung meliriknya, mulai mencari pengganti. Akhirnya, Ratna kehilangan kebintangannya yang baru saja berkilau. Lalu, Ratna dikabarkan menikah dan punya anak, lalu dikabarkan bercerai. Kemudian, sekarang, tidak diketahui keberadaan mantan aktris keturunan Indonesia yang pernah menjadi buah bibir di Amerika tersebut.

Yah, kisah Ratna Assan yang tiba-tiba menghilang, padahal dengan susah payah dan sedikit peluang saja untuk mendapatkan puncak. Kurang kerja keras, seperti yang ditulis Tempo, ditenggarai sebagai penyebabnya. Jadi, bakat saja tidak cukup. Anda perlu kerja keras untuk meraih mimpi Anda. (ai/pojokseni)

No comments:

Post a Comment

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.