28 September 2015

author photo

Baca Juga

Proses latihan "Les Justes" oleh Teater Bandar Peran, Padang Panjang
pojokseni.com, Padang Panjang - Pertunjukan Les Justes (baca : Pementasan 'Les Justes' oleh Bandar Peran) adalah produksi pertama dari grup teater Bandar Peran. Kelompok yang beranggotakan 20 orang ini diketuai oleh Megi Hardani. Bandar Peran akan menjadikan pertunjukan ini sebagai launching kelompok.

"Selain saya, juga ada nama seperti Edi Suisno, Anggi Hadi Kusuma, Wenhendri dan Akbar Munajib sebagai pembina kelompok," kata Megi kepada pojokseni.com.

Pertunjukan 'Les Justes' ini juga butuh waktu persiapan yang tidak sedikit. Sutradara pertunjukan ini, Marsya Rachmania Karsihati menyatakan bahwa proses persiapan sudah selama delapan bulan. Saat ini, lanjut Marsya, persiapan sudah mencapai 90 persen dan tinggal menyesuaikan lighting dan menyempurnakan setting. Marsya juga mengaku sangat optimis pertunjukan ini akan berjalan sesuai rencana.

Persiapan Setting dan artistik Pementasan 'Les Justes' oleh Teater Bandar Peran

"Semua berkat dukungan dari tim produksi kreatif teater Bandar peran, termasuk para pemusik, aktor dan pembimbing produksi, yakni Edi Suisno, Wenhendri dan Anggi Hadi Kusuma," ungkap Marsya.

Sementara itu, pembimbing produksi, Edi Suisno mengharap adanya teater Bandar peran ini akan menjadi wadah bagi pelatihan akting terutama untuk kebutuhan lakon yang mengedepankan perwatakan yang kuat dan kompleks. Dipilihnya lakon 'Les Justes' karya Albert Camus dan formulasi pertunjukan yang representasional lebih diharapkan untuk tercapainya maksud dan tujuan kelompok ini, yakni membina keterampilan seni peran.

"Produksi selanjutnya akan dilakukan bulan Februari mendatang, dengan naskah 'Bunga di Comberan' karya Edi Suisno" tutupnya. (@pojokseni)

Follow twitter kami, @pojokseni dan like FB kami : pojokseni.com untuk update informasi terkait dunia seni. Bersiap untuk menggelar event atau pementasan seni? Hubungi kami disini
your advertise here

This post have 0 komentar

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.

Selanjutnya Posting Berikutnya
Sebelumnya Artikel Sebelumnya

Advertisement

Advertisement

Loading...