Advertisement
Oleh : Moh. Zaini Ratuloli
Di Timur jauh Indonesia sebuah kelompok kecil bernama Bengkel Seni Milenial ( BSM ) tempat wadah kreatif anak anak muda Flores Timur mengasah kemampuannya dalam bidang Seni Pertunjukan, mencoba mengangkat kembali naskah lama puisi panjang dari Pujangga Besar Indonesia, WS Rendra yang ditulis diakhir tahun 1960-an.
Sebuah naskah yang berbicara nilai nilai kemanusiaan yang kian tercerabut bagaimana ternyata kehidupan manusia begitu apatis tanpa ingin menengok ke belakang. Sebuah realitas yang nyata di tengah ekonomi yang sulit, hingga mereka mereka yang kalah memilih jalan pintas kehidupan yang akhirnya menuju pada kesia sia dan saat nya kalah dalam kehidupan ada kah kita mengingat maut .
Maria Zaitun adalah sebuah kisah perih sebuah perjuangan kehidupan yang ingin keluar dari derita kemiskinan namun cara yang ditempuh ternyata adalah jalan yang salah bagi banyak orang lalu kemudian saat memilih tobat ternyata kehidupanpun tak berpihak pada nya penolakan demi penolakan menjadi bagian dari akhir kisah hidupnya sampai akhirnya Maria Zaitun bertemu kematian yang dingin.
Pada pertunjukan ini anak anak BSM SMK Sura Dewa berhasil memukau penonton yang hadir dalam momen penuh kebersamaan perayaan Halal bihalal Dan Paskah Bersama sebuah nilai toleransi yang terjaga di Flores Timur NTT.
Maria Zaitun mengajar nilai nilai yang mestinya masih ada dalam kehidupan sehari-hari yaitu empati pada mereka yang susah dan sengsara. Nilai nilai yang memudar di tengah rutinitas kehidupan masyarakat hari ini yang penuh dengan ego dan sulit nya ekonomi . Maria Zaitun adalah realitas yang masih ada hingga kini dan patut dipertanyakan keberpihakan kita pada kemanusiaan atau egois semata.
Pertunjukkan ini di gelar di Aula SDK Lamenais pada hari Rabu 22 April 2026
Para Pemain :
- Maria Zaitun 1 : Lensi
- Maria Zaitun 2 : Hensa
- Mami LC : Lista
- LC 1 : Shakira
- LC 2 : Ningsih
- Pelanggan : Vito
- Pasien 1 : Celin
- Pasien 2 : Siva
- Dokter : Min
- Perawat : Vin
- Yesus : Doni
Sutradara : Moh. Zaini Ratuloli
Penata Musik : Aqilah
Dokumentasi : Saiful Bethan , Rafly






