Orang yang Tepat di Tempat yang Tepat, Cerita Gagalnya Raisa Sebagai Vokalis Pertama Vierra -->
close
Pojok Seni
26 September 2021, 9/26/2021 03:10:00 AM WIB
Terbaru 2021-09-25T20:10:49Z
Musik

Orang yang Tepat di Tempat yang Tepat, Cerita Gagalnya Raisa Sebagai Vokalis Pertama Vierra

Advertisement
Andante, band Vierra dengan Raisa sebagai vokalis
Andante, band Vierra dengan Raisa sebagai vokalis

Pojokseni.com - Jauh sebelum band yang kental dengan teen pop, Vierratale (Sebelumnya bernama Viera) berdiri, ternyata band ini sudah pernah muncul dengan nama Andante. Sekilas tentang Vierratale, band ini berdiri pada tahun 2008 dengan personel Widy Soediro (vokal), Kevin Aprilio (piano), Raka Damar (gitar), dan Satryanda Wijanarko (Drum). Ketika bernama Andante, formasinya tetap sama, hanya vokalisnya yang berbeda. Yah, vokalisnya adalah Raisa. Dengan formasi pertama (Raisa sebagai vokalis) band yang diberi nama Andante ini merilis single bertajuk "Seandainya".


Suara Raisa yang tergolong unik nyatanya tak begitu menarik perhatian publik. Kevin pada akhirnya membubarkan Andante. Namun, bersama Tryan dan Raka (yang mengundurkan diri dari Killing Me Inside) mereka justru mendapatkan vokalis baru, yakni Widy. Sedangkan vokalis lama mereka, Raisa, pada akhirnya memilih untuk bersolo karir.


Awal 2009, Vierra dengan formasi tersebut merilis album bertajuk My First Love, yang nyatanya sukses besar. Singel pertama mereka bertajuk Dengarkan Curhatku merajai nyaris semua chart lagu di televisi dan radio. Kemudian, single Seandainya direkam ulang dengan suara Widy pada vokal. Singel ini kembali menduduki posisi 5 besar di banyak tangga lagu di Indonesia. Singkat kata, lewat album pertamanya yang mencuri perhatian remaja dan usia muda saat itu, Vierra melambung menjadi band tersohor di tanah air.


Namun, Raisa, vokalis lama mereka, juga merilis singel untuk solonya setahun kemudian. Tahun 2010, ia merilis singel bertajuk Serba Salah yang juga merajai sejumlah tangga lagu, bahkan mendapatkan penghargaan Pendatang Baru Terbaik di Anugerah Musik Indonesia.


Right man in the right place




Kondisi Vierratale ini sebenarnya merupakan wujud dari ungkapan terkenal "right man in the right place" (Orang yang tepat di tempat yang tepat). Berdasarkan penuturan dari Raisa sendiri, ketika ia masih vokalis Andante, karir band cikal bakal Vierra tersebut memang terkesan berjalan di tempat. Tidak ada perkembangan berarti, meski mereka sudah mencoba segala cara.


Justru, Raisa yang merasa disalahkan oleh personel band karena buntunya jalan Andante tersebut. Karena Raisa terlalu gerah disalahkan melulu, ia memilih mundur, dan Kevin memutuskan untuk membubarkan band tersebut. 


Namun dengan formasi yang sama, hanya berganti vokalis, justru karir Vierra melaju cepat. Begitu juga dengan Raisa. Ketika ia lepas dari Vierra, karirnya juga melaju cepat. Tahun 2009-2013 adalah tahun-tahun penuh kesuksesan bagi keduanya.


Ternyata, Raisa memang penyanyi ballad, dan Widy adalah penyanyi yang pas untuk format band. Raisa tidak berjodoh dengan Vierra yang cenderung teen pop, dan ia jelas lebih "berjodoh" dengan solo. Vierra tidak mengubah warna musik mereka dengan datangnya Widy. Justru suara Widy yang sangat pas dengan aliran musik mereka.


Seandainya formasi pertama tetap dipaksakan, tentunya hasilnya tidak akan sebaik ketika mereka mesti berpisah. Iya, kadang-kadang perpisahan adalah jalan terbaik untuk orang-orang tertentu bisa menemui kesuksesannya.


Vierra kemudian berganti nama menjadi Vierratale karena ada masalah dengan labelnya. Sayangnya, band tersebut bubar beberapa tahun terakhir. Seperti diakui Widy, mereka hilang chemistry.


Sedangkan Raisa, terus menjelma menjadi penyanyi top tanah air. Bahkan, hari pernikahannya disebut-sebut sebagai hari patah hati nasional.