15 October 2020

author photo

Baca Juga


PojokSeni.com - Tanggal 17 Oktober 2020 mendatang, Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang akan kembali menggelar pementasan Opera Batak Sisingamangaraja XII dengan episode Boru Lopian. Rencana, pentas ini akan menjadi rangkaian Festival Ulos di Paguguran Samosir, Sumatera Utara. Hal itu disampaikan oleh sutradara pertunjukan ini, Enrico Alamo pada PojokSeni. Saat ini, pentas yang ditujukan untuk mempopulerkan kembali seni Opera Batak ini sudah latihan sejak lama di Gedung Senja Kenangan, Bukit Surungan dan prosesnya sudah hampir 100 persen.


"Opera Batak kali ini merupakan bentuk revitalisasi dengan tetap mempertahankan idiom dan pakem sebelumnya. Tidak hanya itu, sebelumnya pentas ini digelar dalam lingkup yang lebih besar untuk membuka ruang lebih luas pada Opera Batak," kata Enrico Alamo.


Pementasan ini diawali dengan penelitian terkait opera tersebut yang didanai oleh Hibah Dikti P3S ISI Padangpanjang. Dalam penelitiannya, Enrico Alamo bekerja sama dengan Dr Rostaminawati yang juga menjadi pimpinan produksi, serta Sherli Novalinda yang menjadi koreografer dalam garapan ini. Ini merupakan pementasan yang ketiga kalinya, jelas Enrico. Dalam beberapa kali pentas ini, timnya selalu membuka workshop dan diskusi terkait opera tersebut.


"Hal ini diharapkan dapat mempengaruhi perkembangan Opera Batak hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Saya yang dipercaya sebagai sutradara juga berusaha terus mencari kemungkinan-kemungkinan artistik lainnya," tambah Enrico.


Selain itu, juga ada nama-nama seperti IDN Supenida, S.SKar.,M.Sn-Sriyanto, S. Sn., M. Sn, Dr.Rosmegawaty Tindaon, S.Sn.,M.Sn, Dr.Dharminta Soeryana, S.Sn., M.Sn sebagai Komposer dan pemain. Thompson Hs penulis naskah dan pemain. Oktavianus Matondang, penata musik tradisi, Leny Martalina penata kostum (ulos), merupakan mitra penelitian dari Pusat Latihan opera Batak (PLOt) Pematangsiantar.



Sedangkan para pemain yang terlibat dalam Opera Batak kali ini antara lain Tya Setiawati, Gian Sabilillah, Eli Susanti (Teater Sakata), Din Saaduddin (Sherlilab). Para penari merangkap pemain; Oky Satria, Dendi, Lovia Tri Yuliani, Silvi, dan Velia. Pemusik: IDN supenida, Sriyanto, Khairul Hatta, Rosmegawaty, Yohanes Xaverisu Manik dan Mirnawati. Koordinator Dokumentasi Giat Syailillah, Koordinator Publikasi Ubai Dillah Al Anshori. S. Pd., M. Sn.


Sisingamangaraja XII episode Boru Lopian Ulu Porang Tano Batak,  merupakan pentas ketiga dari opera Batak Sisingamangaraja XII. Pertama, episode, Tongtang I Tano Batak dipentaskan di University Malaya Kuala Lumpur dan Universitas Teknologi Mara Pahang (UiTM) Malaysia pada tahun 2018. Kedua, episode Ugamo Malim Horja Bolon Naparpudi digelar pada pertemuan Asia-Pasifik Bond Theatre Schools (APB) Hanoi Vietnam tahun 2019 dan ketiga, akan dilaksanakan di Indonesia tepatnya Pangururan Sumatera Utara yang merupakan tanah, dan tumpah darah Boru Lopian.

your advertise here

This post have 0 komentar

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.

Selanjutnya Posting Berikutnya
Sebelumnya Artikel Sebelumnya

Advertisement

Advertisement

Loading...