Populernya Tas Bali, Bukti UMKM Perlu "Influencer" -->
close
Pojok Seni
29 November 2019, 11/29/2019 12:38:00 AM WIB
Terbaru 2019-11-28T17:42:36Z
Artikel

Populernya Tas Bali, Bukti UMKM Perlu "Influencer"

Advertisement
Tas Rotan Bali

pojokseni.com - Tahukah Anda dengan tas selempang perempuan berbentuk bulat dan terbuat dari rotan? Akhir-akhir ini, tas rotan yang sering pula disebut tas Bali ini tengah begitu populer. Hasilnya, pengrajin tas Bali ini, baik di Bali maupun di wilayah Indonesia lainnya kebanjiran order.

Tas ini digunakan oleh salah seorang penyanyi ternama Indonesia, Raisa, ketika berbulan madu di Italia bersama suaminya. Raisa menggunakan dress, kemudian berkeliling ke sejumlah tempat wisata fenomenal di Italia menggunakan tas rotan Bali ini. Fotonya kemudian diunggah ke media sosial, dan pengikut akun Raisa tentunya memberikan komentar beragam.

Raisa menggunakan tas rotan Bali saat honeymoon di Italia

Hal itu membuat tas rotan Bali menjadi ternama, kemudian pasarnya "menggila". Sebelum itu, harus diakui bahwa memang tas rotan yang unik satu ini memang sudah fenomenal. Banyak turis asing yang mengincar tas ini, menjadikan pengrajin tas rotan terus kebanjiran job.

Namun, juga harus diakui bahwa setelah seorang publik figur ikut mengenalkan tas ini, maka tas rotan Bali menjadi semakin fenomenal. Tidak hanya pengrajin rotan di Bali, beberapa butik ternama juga mulai menjual produk satu ini. Hasilnya, seperti yang kita ketahui akhir-akhir ini, tas rotan bahkan menjadi salah satu favorit milenial. Sejumlah artikel yang mengulas tas rotan ini bermunculan dan semakin hari produk ini menjadi semakin ternama.

Tas ini asli produk Indonesia dan dibuat dengan tangan. Maka satu tas dengan tas lainnya tentunya akan berbeda dan memiliki keunikan tersendiri. Namun, kekurangannya adalah produk yang dibuat dengan tangan akan lebih lambat produksinya. Tapi, toh kepuasan adalah hal yang utama. Para pengrajin tas ini semakin banyak, lapangan pekerjaan semakin terbuka dan omsetnya juga semakin besar.

Ini tentunya perlu menjadi pelajaran bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lainnya di Indonesia. Pasar produk kreatif seperti ini memang sedang tinggi-tingginya, baik di dalam maupun di luar negeri. Televisi mainstream memang tidak begitu kuat mempopulerkan produk-produk seperti ini, namun kekuatan internet memberi jalan mudah. Produk-produk seperti ini sudah tidak lagi menyasar pecinta karya-karya seni kriya, tapi sudah menjadi gaya hidup. Apalagi, trend fashion sudah seperti samudra, susah tertebak kapan akan pasang juga kapan akan surut.

Ilustrasi Influencer

Untuk itu, influencer dan publik figur menjadi ujung tombak pemasaran dan pengembangan UMKM. Influencer, khususnya di media sosial seperti Instagram dan Facebook, diketahui memang memasang tarif yang cukup tinggi untuk mempromosikan brand tertentu. Tapi, sebaiknya mereka yang sudah cukup dengan pendapatan dari brand-brand ternama, mesti menyiapkan pula "tarif khusus" untuk UMKM dengan harga yang terjangkau. Keberhasilan Raisa melambungkan promosi tas rotan Bali menjadi salah satu bukti nyata bahwa influencer dan publik figur bisa saja membantu bergeliatnya ekonomi Indonesia dari sektor ekonomi kreatif.

Tarif mungkin perlu diberlakukan, tapi ada harga yang miring untuk UMKM. Influencer, khususnya yang sudah memiliki jutaan follower atau penggemar, bisa memanfaatkan akun mereka untuk mengembangkan produk-produk Indonesia. UMKM juga jangan malu-malu dan ragu untuk menggunakan jasa influencer, vlogger, blogger, dan publik figur untuk mempromosikan produknya. Apabila hal tersebut bisa terjalin, maka ekonomi kreatif Indonesia tentunya akan masuk dalam level yang lebih tinggi dan terus bersaing di pasar internasional. (ai/pojokseni.com)

Ads