01 December 2018

author photo

Baca Juga

Lukisan Clovis Trouille "Dialogue at the Carmel"


pojokseni.com - Seorang pelukis Prancis, Clovis Trouille, dikenal sebagai seorang pelukis surealis. Lukisannya menabrakkan imaji dengan realita dengan apik. Meski gaya lukisannya sederhana, namun khas dengan warna yang "menyeramkan" dan menggunakan konsep poster era abad ke-20.

Clovis Trouille lahir di La Fere (1889) dan meninggal di Paris (1975). Selama hidupnya, ia telah melukis banyak lukisan. Tema yang diangkatnya adalah seks, nude dan sebagainya untuk menunjukkan perlawanan terhadap gereja di era itu.

Gereja di saat itu banyak diprotes dan dikritik karena menjadi lembaga yang korup, sedangkan Trouille mencoba melawan lewat lukisannya. Salah satu lukisannya yang terkenal dan kontroversial adalah "Italian nun Smoking a cigarette" yang menggambarkan seorang biarawati dengan pakaian seksi sedang merokok santai di gereja.

Lukisan Clovis Trouille "Italian nun Smoking a cigarette"

Tentu saja, lukisan ini sempat memicu protes dari gereja. Tapi, Clovis Trouille justru muncul dengan karya lain yang juga tak kalah mengejutkan, yakni Dialogue at the Carmel yang dilukisnya di tahun 1944. Ada dua orang biarawati (yang lagi-lagi seksi) tengah ngobrol. Di lukisan itu, ada dua benda yang menarik perhatian, yakni tengkorak yang menggunakan rantai duri di atas kepalanya dan lilin yang berbentuk alat kelamin laki-laki.

Clovis Trouille

Clovis adalah seorang pekerja, pembuat dan memperbaiki manekin untuk peragaan pakaian di Prancis. Itulah yang dikerjakannya sehari-hari. Namun, dunia mengenalnya lewat karya-karya lukisannya yang fenomenal, khas sekaligus kontroversial. Namun, Clovis Toruille tetap dikenal sebagai pelukis yang banyak mengeluarkan mahakarya, khususnya bagi aliran lukisan surrealisme.

Anda bisa melihat karya-karya kontroversial, fenomenal dan menarik karya Clovis Trouille di situs Surrealisme di pranala ini >> https://surrealism.website/Trouille.html

Karyanya tentu saja dituding menghina Gereja, meski ia bertujuan untuk mengkritik korupsi di dalam gereja. Hal inilah yang menginspirasi Trouille selama puluhan tahun ia berkarya. (ai/pojokseni.com)
your advertise here

This post have 6 komentar

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.

  1. Karya seni selalu bisa menyampaikan maksud dan apa yang dirasakan pelakunya. 👍🏻

    ReplyDelete
  2. Kalo dilihat sepintas tentu ini seperti menghina gereja ya kak meskipun makna sebenernya bukan begitu. Karya seni memang sering mengundang tanya makna dari Karya tersebut.

    ReplyDelete
  3. Setiap orang yg bukan seniman pastinya memiliki penafsiran dan artian yg berbeda2 dari karya seniman yg mereka lihat. Termasuk saya Mas.

    ReplyDelete
  4. Setiap karya lukis pasti mempunyai makna dari pembuatnya ya mas.

    ReplyDelete
  5. Sepintas lalu memang sepertinya sedikit kontroversial ya kak. Tapi semua tergantung pada masing-masing individu sih, bagaimana menafsirkan suatu karya.

    ReplyDelete
  6. Tergantung pada masing-masing individeu sih menurutku, bagaimana mereka menafsirkan suatu karya.

    ReplyDelete
Selanjutnya Posting Berikutnya
Sebelumnya Artikel Sebelumnya

Advertisement

RajaBackLink.com

Advertisement

Loading...