Promo Buku Menarik Murah

11 August 2017

Hanya 4 Hari Persiapan, Ini Adalah Pertunjukan Teater dengan Tiket Termahal di Indonesia



pojokseni.com - Pertunjukan teater memiliki daya tarik, juga kelebihan tersendiri dibandingkan dengan nonton bioskop. Oleh karena itu, pertunjukan teater memiliki penonton yang selalu rela menghabiskan waktu untuk menyaksikan sebuah pertunjukan teater.

Lewat menyaksikan pertunjukan teater, Anda tentu bisa merasakan jalan cerita lebih dekat. Karena, para pemeran bisa Anda lihat langsung gelagat, gestur, dialog dan mimik wajahnya. Persiapan untuk pementasan sebuah teater juga tidak main-main. Menghabiskan dana hingga puluhan juta, untuk setting artistik, make up, kostum sampai sewa gedung dan lain-lainnya. Oleh karena itu, wajar saja untuk menonton pertunjukan teater, harganya akan lebih mahal daripada nonton bioskop, bahkan sampai dua atau tiga kali lipat.

Di Indonesia, beberapa pertunjukan teater bisa disaksikan dengan harga tiket masuk (HTM) yang beragam. Beberapa teater di daerah misalnya membanderol harga tiket paling mahal Rp 50.000 untuk kelas VVIP. Itu juga biasanya akan duduk di paling depan, dan di sofa yang empuk. Ada juga beberapa teater yang akan menyuguhkan sebuah pertunjukan gratis, dengan dana dari sponsor atau instansi.

Sementara beberapa teater nasional, sebut saja seperti Teater Koma, Teater Gandrik, Teater Garasi dan beberapa komunitas lainnya bisa disaksikan dengan membeli tiket yang maksimal berada di angka Rp 200.000. Biasanya, HTM tersebut ditetapkan untuk kategori VIP.

Denny Malik, sutradara pertunjukan drama musikal Siti Nurbaya (foto : tribunnews)

Nah, ada sebuah pertunjukan yang tiketnya cukup menguras kantong pernah digelar di Indonesia oleh aktor dan aktris dari Indonesia juga. Pertunjukan tersebut digelar pada bulan Maret 2014 silam, bertajuk "Siti Nurbaya : Kasih Tak Sampai". Meski mengangkat kisah dari novel sastra yang sudah lama, namun dibawakan dalam bentuk drama musikal dengan sentuhan modern.

Pertunjukan ini disutradarai oleh pedangdut senior tanah air, Denny Malik. Digelar di Taman Ismail Marzuki dan melibatkan sejumlah nama yang tidak asing lagi di dunia entertainment Indonesia. Antara lain Aryo Wahab, Iman J-Rocks, Andi rif, Candil, Dewi Gita, Denada, Aria The Samsons, Leona The Voice, Arro The Voice dan Vicky Burky. Ditambah lagi dengan efek 'magic' dari ilusionis sekelas Demian, serta ratusan pemain lainnya yang berasal dari pelajar dan umum.

Andi Rif dan kawan-kawan berperan sebagai Datuk Maringgih dalam Drama Musikal Siti Nurbaya (foto : Provoke online)

Berapa harga tiketnya? Bila pertunjukan teater biasanya Anda bisa tonton dengan harga tiket paling mahal sekitar Rp 200.000, maka untuk menonton pertunjukan ini, Anda bahkan masih belum bisa membeli tiket kelas tribune I, atau yang paling murah sekalipun. Untuk kelas tribune I, HTM adalah Rp 250.000, dan itu adalah yang paling murah.

Kategori selanjutnya adalah silver, yang karcisnya dibanderol seharga Rp 500.000. Sedangkan karcis kategori gold dijual seharga Rp 750.000. Masih ada dua kategori lagi, yakni VIP dan VVIP. Untuk kategori VIP, harga karcisnya adalah Rp 1.000.000, sedangkan untuk kelas VVIP, harga karcisnya adalah Rp 1.500.000.

Angka tersebut bahkan nyaris setara dengan harga karcis pertunjukan teater paling fenomenal di New York, Amerika Serikat yakni Teater Broadway yang bahkan telah menjadi ikon wisata kota New York. Sebagai pengingat, untuk pertunjukan Hanoman di Indonesia beberapa tahun silam, Teater Broadway memasang tarif untuk menonton pertunjukan dengan harga sekitar Rp 2.000.000.

Teater Broadway pentaskan Hanoman

Perbedaan mendasar dari penampilan Teater Broadway dengan pertunjukan Siti Nurbaya tersebut adalah durasi persiapan. Bila Teater Broadway yang dikenal dengan kesempurnaan artistik, teknik, penguasaan panggung, ide cerita dan lain-lain ini telah melakukan persiapan berbulan-bulan sebelum pertunjukannya digelar, maka pertunjukan Drama Musikal Siti Nurbaya ini hanya membutuhkan waktu 4 hari saja, dengan pemain yang rata-rata bukan berasal dari panggung teater. (ai/pojokseni)

Previous Post
Selanjutnya

post written by:

0 komentar:

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.