Promo Buku Menarik Murah

18 August 2017

Yuk, Ikuti Pelatihan Musikalisasi Puisi Siswa tingkat SMA di Tanjungbalai


pojokseni.com - Musikalisasi puisi menjadi salah satu alternatif pertunjukan yang menarik. Menjadikan syair puisi menjadi lirik lagu, dengan musikalitas yang tinggi dan kreatif, membuat pertunjukan musikalisasi puisi menjadi salah satu cara mengekspresikan puisi yang kompleks.

Nah, siswa tingkat SMA sederajat di Kota Tanjungbalai bisa mendapatkan pelatihan atau workshop musikalisasi puisi dari ahlinya, loh. Caranya, ikuti workshop musikalisasi puisi di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, yang akan digelar pada hari Sabtu (19/8/2017) hingga Minggu (20/7/2017).

Pemateri yang akan dihadirkan adalah Deavie dari Sanggar Matahari Jakarta. Sanggar Matahari merupakan salah satu sanggar yang fokus pada pertunjukan musikalisasi puisi dan memiliki visi mengenalkan musikalisasi puisi di setiap daerah. Tema yang diangkat dalam pelatihan kali ini adalah "Kreativitas Tanpa Batas Melalui Tradisi".

Tertarik mengikuti kegiatan ini? Silahkan kunjungi saja Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai untuk informasi lebih lanjut. Lalu, siapkan pertunjukan musikalisasi puisi terbaik, bahkan mari warnai blantika musik Indonesia dengan musikalisasi puisi. (ai/pojokseni)

Gebyar Kemerdekaan, Upacara Bendera Dimulai Pertunjukan Teatrikal
Salah satu pertunjukan drama teaterikal sebelum Upacara peringatan detik-detik Proklamasi


pojokseni.com - Gebyar hari kemerdekaan ke-72 di Indonesia tahun ini, kembali diwarnai dengan pertunjukan teatrikal sebelum upacara peringatan detik-detik proklamasi dilakukan. Di berbagai daerah, tepat sekitar 30 menit sebelum upacara dimulai, pertunjukan teater, drama, teatrikal dan jenis seni pertunjukan lainnya.

Sebagian besar pertunjukan tersebut dikoordinir oleh TNI di suatu daerah. Pertunjukan yang dibawakan juga berupa cerita perjuangan rakyat daerah setempat. Dari informasi yang didapat pojokseni.com, pertunjukan serupa sudah digelar dari upacara di tingkat kecamatan yang dikoordinir oleh Koramil masing-masing daerah. Di tingkat kabupaten dikoordinir oleh Kodim, sedangkan di tingkat provinsi dikoordinir oleh Korem hingga Kodam.

Grup teater yang dilibatkan juga beragam. Ada yang berasal dari mahasiswa seni, grup teater umum, hingga grup teater tingkat SMA. Pertunjukan tersebut menjadi hiburan bagi peserta upacara yang menunggu pelaksanaan upacara peringatan proklamasi.

Ragam berbagai pertunjukan di setiap daerah juga bermacam-macam. Rata-rata menunjukkan kisah heroik perjuangan rakyat dan tentara republik yang bahu membahu merebut kemerdekaan, dibalut dengan nuansa khas daerah tersebut. Ada yang dibalut dengan pertunjukan tari, teatrikal, drama dan lain-lain.

Apakah di daerah Anda juga digelar pertunjukan serupa? Anda boleh mengirim foto pertunjukan Anda ke email redaksipojokseni@gmail.com untuk dipublikasikan di pojokseni.com. Selamat merayakan hari kemerdekaan ke-72 Indonesia, semoga Indonesia semakin maju dan menjadi negara kuat, dihormati dan disegani di dunia. (ai/pojokseni)

17 August 2017

Penuh Makna dan Menggugah, Ini Lirik Lagu Indonesia Raya dalam Tiga Stanza


pojokseni.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhajir Effendi memerintahkan seluruh sekolah untuk mulai menyanyikan lagu Indonesia Raya sebanyak 3 stanza. Selama ini, lagu Indonesia Raya hanya dinyanyikan dalam 1 stanza saja. Menurut Muhajir, itu tidak lengkap dan hanya "kepala"-nya saja.

Anda tentu sudah tahu bukan bagaimana lirik Indonesia Raya dalam 3 stanza. Kalau belum tahu, berikut pojokseni.com paparkan lirik Indonesia raya dalam 3 stanza.

INDONESIA RAYA


I

Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.
Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg'riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.

II

Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya,
Di sanalah aku berdiri,
Untuk s'lama-lamanya.
Indonesia, tanah pusaka,
P'saka kita semuanya,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.
Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.

III

Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri,
N'jaga ibu sejati.
Indonesia, tanah berseri,
Tanah yang aku sayangi,
Marilah kita berjanji,
Indonesia abadi.
S'lamatlah rakyatnya,
S'lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Neg'rinya,
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.

Refrain

Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Tanahku, neg'riku yang kucinta!
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Hiduplah Indonesia Raya

Bagaimana, indah dan menggugah bukan. Tidak ada salahnya mulai menghafal lagu kebangsaan Indonesia dalam 3 stanza. Apalagi dalam momentum 17 Agustus tahun ini yang menandai kemerdekaan RI sudah mencapai 72 tahun. Semoga dengan ini, dapat semakin tumbuh rasa cinta terhadap Indonesia. (ai/pojokseni)

16 August 2017

6 Komunitas Pentas Dalam Parade Teater di Cak Durasim Surabaya


pojokseni.com - Pasca perayaan HUT KemRI ke-72 tahun ini, ada pegelaran menarik yang akan digelar di Gedung Kesenian Cak Durasim, Taman Budaya Jawa Timur. Kegiatan tersebut adalah Parade Teater yang akan digelar pada hari Jumat (18/8/2017) hingga Sabtu (19/8/2017).

Informasi terhimpun pojokseni.com, pada hari pertama, Jumat, total ada 3 pertunjukan yakni dari Teater Universitas Kanjuruan Malang, Teater Komunitas Maloang dan Serambi Teater SKTW. Teater Universitas Kanjuruan Malang akan membawakan pertunjukan berjudul BOR, sedangkan teater komunitas Malang akan membawakan lakon Kekeceng, ditutup dengan pertunjukan Serambi Teater STKW yang akan membawakan naskah Wek-Wek.

Hari kedua, Sabtu, akan dimulai dengan pertunjukan dari Arek Teater STKW yang akan membawakan naskah berjudul Sarip Tambak Oso. Selanjutnya, giliran Teater PBSI UNIPA Surabaya yang membawa lakon bertajuk Balada Perempuan. Sementara itu, sebagai penutup adalah Teater Ringin Contong Jombang yang akan menggelar pementasan bertajuk Brol.

Pertunjukan ini tidak ditarik karcis, alias gratis. Datang dan saksikan pertunjukan tersebut di Gedung Cak Durasim, Jalan Gentengkali 85, Surabaya. Saksikan dan apreasiasi, serta dukung terus seni pertunjukan di Indonesia. (ai/pojokseni)

11 August 2017

Dukung Gerakan Literasi Indonesia, Kapolri Resmikan Pojok Baca Polda Metro Jaya


pojokseni.com - Salut, itulah kata yang bisa dikatakan pada jajaran Polri. Polri menunjukkan diri ikut berperan aktif memajukan gerakan literasi dalam rangka mencerdaskan anak bangsa dengan membaca. Salah satu bentuk nyatanya adalah peresmian pojok baca di Polda Metro Jaya, tepatnya di kawasan Satpas SIM, Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Pojok baca tersebut diresmikan oleh Kapolri, Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D, Kamis (10/8/2017)

Kapolri tidak sendirian saat meresmikan pojok baca tersebut. Pihaknya juga menggandeng jurnalis cantik yang juga duta baca Indonesia, Najwa Shihab dalam peresmian tersebut. Dilansir dari situs Polri, Kapolri menyebutkan bahwa cara mendekati masyarakat dan menciptakan keamanan dan ketertiban nasional tidak harus menggunakan cara kekerasan.

"Salah satunya dengan buku dan mengajar," kata Kapolri.

Ide Najwa Shihab


Pojok Baca tersebut, terang Kapolri, merupakan ide dari Najwa Shihab. Hal ini sebagai salah satu terobosannya pasca dijadikan Duta Baca Indonesia oleh Perpusnas. Ia menyatakan bahwa ide tersebut sangat cocok dengan dirinya, karena selain meningkatkan minat baca di masyarakat, juga meningkatkan minat baca di institusi kepolisian.

"Ke depan, diharapkan seluruh kantor polisi di Indonesia memiliki ruang Pojok Baca, dimulai dari tingkat Polda," kata Kapolri.

Najwa Shihab seperti dilansir dari berbagai sumber, menyebutkan bahwa institusi kepolisian merupakan salah satu institusi yang paling cepat merespons idenya untuk meningkatkan minat baca masyarakat dengan membuat tempat baca. Ia juga mengagumi Pojok Baca di Polda Metro Jaya, karena memuat ribuan buku dan memiliki fasilitas yang gratis, ditambah lagi dengan akses WiFi gratis.

"Lebih cocok disebut perpustakaan, karena sangat lengkap. Tidak ada alasan lagi untuk tidak cinta membaca dengan adanya fasilitas seperti ini, terutama yang sedang mengantri untuk membuat SIM," tutup Najwa. (ai/pojokseni)
Hanya 4 Hari Persiapan, Ini Adalah Pertunjukan Teater dengan Tiket Termahal di Indonesia


pojokseni.com - Pertunjukan teater memiliki daya tarik, juga kelebihan tersendiri dibandingkan dengan nonton bioskop. Oleh karena itu, pertunjukan teater memiliki penonton yang selalu rela menghabiskan waktu untuk menyaksikan sebuah pertunjukan teater.

Lewat menyaksikan pertunjukan teater, Anda tentu bisa merasakan jalan cerita lebih dekat. Karena, para pemeran bisa Anda lihat langsung gelagat, gestur, dialog dan mimik wajahnya. Persiapan untuk pementasan sebuah teater juga tidak main-main. Menghabiskan dana hingga puluhan juta, untuk setting artistik, make up, kostum sampai sewa gedung dan lain-lainnya. Oleh karena itu, wajar saja untuk menonton pertunjukan teater, harganya akan lebih mahal daripada nonton bioskop, bahkan sampai dua atau tiga kali lipat.

Di Indonesia, beberapa pertunjukan teater bisa disaksikan dengan harga tiket masuk (HTM) yang beragam. Beberapa teater di daerah misalnya membanderol harga tiket paling mahal Rp 50.000 untuk kelas VVIP. Itu juga biasanya akan duduk di paling depan, dan di sofa yang empuk. Ada juga beberapa teater yang akan menyuguhkan sebuah pertunjukan gratis, dengan dana dari sponsor atau instansi.

Sementara beberapa teater nasional, sebut saja seperti Teater Koma, Teater Gandrik, Teater Garasi dan beberapa komunitas lainnya bisa disaksikan dengan membeli tiket yang maksimal berada di angka Rp 200.000. Biasanya, HTM tersebut ditetapkan untuk kategori VIP.

Denny Malik, sutradara pertunjukan drama musikal Siti Nurbaya (foto : tribunnews)

Nah, ada sebuah pertunjukan yang tiketnya cukup menguras kantong pernah digelar di Indonesia oleh aktor dan aktris dari Indonesia juga. Pertunjukan tersebut digelar pada bulan Maret 2014 silam, bertajuk "Siti Nurbaya : Kasih Tak Sampai". Meski mengangkat kisah dari novel sastra yang sudah lama, namun dibawakan dalam bentuk drama musikal dengan sentuhan modern.

Pertunjukan ini disutradarai oleh pedangdut senior tanah air, Denny Malik. Digelar di Taman Ismail Marzuki dan melibatkan sejumlah nama yang tidak asing lagi di dunia entertainment Indonesia. Antara lain Aryo Wahab, Iman J-Rocks, Andi rif, Candil, Dewi Gita, Denada, Aria The Samsons, Leona The Voice, Arro The Voice dan Vicky Burky. Ditambah lagi dengan efek 'magic' dari ilusionis sekelas Demian, serta ratusan pemain lainnya yang berasal dari pelajar dan umum.

Andi Rif dan kawan-kawan berperan sebagai Datuk Maringgih dalam Drama Musikal Siti Nurbaya (foto : Provoke online)

Berapa harga tiketnya? Bila pertunjukan teater biasanya Anda bisa tonton dengan harga tiket paling mahal sekitar Rp 200.000, maka untuk menonton pertunjukan ini, Anda bahkan masih belum bisa membeli tiket kelas tribune I, atau yang paling murah sekalipun. Untuk kelas tribune I, HTM adalah Rp 250.000, dan itu adalah yang paling murah.

Kategori selanjutnya adalah silver, yang karcisnya dibanderol seharga Rp 500.000. Sedangkan karcis kategori gold dijual seharga Rp 750.000. Masih ada dua kategori lagi, yakni VIP dan VVIP. Untuk kategori VIP, harga karcisnya adalah Rp 1.000.000, sedangkan untuk kelas VVIP, harga karcisnya adalah Rp 1.500.000.

Angka tersebut bahkan nyaris setara dengan harga karcis pertunjukan teater paling fenomenal di New York, Amerika Serikat yakni Teater Broadway yang bahkan telah menjadi ikon wisata kota New York. Sebagai pengingat, untuk pertunjukan Hanoman di Indonesia beberapa tahun silam, Teater Broadway memasang tarif untuk menonton pertunjukan dengan harga sekitar Rp 2.000.000.

Teater Broadway pentaskan Hanoman

Perbedaan mendasar dari penampilan Teater Broadway dengan pertunjukan Siti Nurbaya tersebut adalah durasi persiapan. Bila Teater Broadway yang dikenal dengan kesempurnaan artistik, teknik, penguasaan panggung, ide cerita dan lain-lain ini telah melakukan persiapan berbulan-bulan sebelum pertunjukannya digelar, maka pertunjukan Drama Musikal Siti Nurbaya ini hanya membutuhkan waktu 4 hari saja, dengan pemain yang rata-rata bukan berasal dari panggung teater. (ai/pojokseni)

10 August 2017

10 Grup Teater Ramaikan Pekan Teater Nasional di Yogyakarta
Ilustrasi pementasan Teater (sumber : detik)

pojokseni.com - Sebanyak 10 grup atau komunitas teater dari berbagai wilayah di Indonesia dijadwalkan akan pentas di Pekan Teater Nasional 2017 yang akan digelar di Gedung Societed Komplek Taman Budaya Yogyakarta. Pekan Teater Nasional 2017 tersebut digelar berkat kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedianya, pentas tersebut digelar pada tanggal 10 sampai 15 Agustus 2017 ini.

Seperti diungkapkan oleh Yusmawati, Kepala Sub Direktorat Seni Pertunjukkan Direktorat Kesenian Kemendikbud, 10 grup teater tersebut antara lain Teater Semero Yogyakarta, Sanggar Seni PPST Malang, Teater Baret Pontianak, Tirang Community Semarang, Komunitas Seni Nan Tumpah Padang, Sanggar Kreatif Menado, Teater Bingkai Palembang, Teater Grisbon Makassar, Lorong Junior Jakarta, serta Sanggar Anak Semesta Makassar.

Sebelum pentas, 10 grup teater ini akan dimentori oleh nama-nama yang tidak asing lagi di dunia teater Indonesia, seperti Nano Riantiarno, Rachman Sabur, Yoze Rizal Manua, Dindon WS, Rinaldi Anwar, Kus Yuliadi, Whani Darmawan, Iswedi Pratama, Aditya Gumay, dan Bambang Prihadi.

Acara ini digelar dengan tujuan memecah kesunyian pementasan teater di Indonesia. Menurut Direktur Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Ristu Gunawan, selama beberapa dekade terakhir, teater modern nyaris tidak berkembang, sedangkan teater tradisional malah mati suri. Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong perkembangan teater, agar tidak terus dalam stagnasi. (ai/pojokseni)

09 August 2017

Festival Budaya Mamuju Utara 2017 : Senjakala Keberagaman Budaya

pojokseni.com - Pecinta seni dan budaya, sekaligus traveler Indonesia, mari berkunjung ke Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat pada tanggal 12 hingga 14 Agustus 2017 mendatang. Ada acara keren bertajuk Festival Budaya Mamuju Utara 2017 yang akan digelar di daerah itu.

Festival ini membawa tema "Senjakala Keberagaman Budaya Mamuju Utara". Akan digelar mulai tanggal 12 hingga 14 Agustus 2017 mendatang di Pantai Tanjung Babia, Pasangkayu, Mamuju Utara. Acara ini adalah program pelestarian dan aktualisasi adat dan budaya daerah, dari Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten setempat.

Ada beberapa rangkaian acara yang menarik untuk diikuti dan disaksikan. Di antaranya Panggung Budaya, Pameran Budaya, Karnaval Budaya dan Pasar Budaya. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mamuju Utara yang terletak di Jalan Andi Bandaco, Pasangkayu, Mamuju Utara. Atau, Anda bisa menghubungi via email budayamatra@gmail.com atau narahubung 0853 4257 1508. (ai/pojokseni)

08 August 2017

Ini 11 Naskah Drama Unggulan Nominasi Juara Sayembara Penulisan Naskah Lakon Teater 2017


pojokseni.com - Dari total 343 judul naskah drama yang masuk ke panitia lomba naskah lakon teater tahun 2017 ini, 11 di antaranya masuk nominasi sebagai nominasi lakon unggulan. Naskah tersebut diseleksi oleh tim seleksi antara lain Dr. Koes Yuliadi, M.Hum, Nanang Arizona M.Sn, Lephen Purwanto, M.Sc, M.Sn dan Philipus Nugroho Hari Wibowo, M.SN hingga menjadi 20 naskah. Kemudian, 20 naskah tersebut mengerucut menjadi 11 naskah di tangan para dewan juri yang terdiri dari ketua Noorca M. Massardi, serta juri lain yakni Arthur S. Nalan, Nur Sahid, Agus Noor dan Warih Wisatsana.

Informasi yang didapatkan pojokseni.com, berikut 11 naskah yang termasuk dalam nominasi. Susunan di bawah ini berdasarkan abjad, bukan nilai atau perangkingan.


  1. Dara karya Bintang Pradipta
  2. Jalan Ke Tumbang Samba karya Raudal Tanjung Banua
  3. Jalan Menyempit karya Joni Faisal
  4. Janger Merah karya Ilbed Surgana Yuga
  5. Kawin Toa karya Rano Sumarno
  6. Lila TatKala Ginda karya Azaro Verdo Nuary
  7. Pasir Hitam karya Taruna Perkasa Putra
  8. Raja Maling karya Galih Mulyadi
  9. Ramah Tamak karya Reza Ghazali
  10. Re Cura-Cura karya Tio Vovan S
  11. Sarekat Djin karya Pinto Anugrah



Diungkapkan oleh ketua dewan juri, Noorca Massardi, ada fenomena yang menggembirakan ditemukan oleh mereka. Yakni, para penulis lakon yang mengikuti sayembara ini sebagaian sudah mampu mengadopsi dan mengadaptasi kearifan lokal, tradisi, adat hingga folklore. Jadi, naskah drama menjadi semakin berwarna.

Biasanya, yang dibawakan adalah keberadaan manusia modern beserta tragedinya. Namun, sekarang sudah sudah semakin berwarna dengan banyaknya cerita yang mengangkaat ragam budaya di Indonesia. Secara tematis, ada yang membawa banyak tema unik seperti dunia hitam, korban seksual, tradisi, preman jatuh cinta, konspirasi, ilmu pengetahuan, dan lain-lain.

Sementara itu, informasi terhimpun pojokseni.com lainnya, dari total 343 naskah yang diikutkan, penulis atau peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa, guru dan umum. (ai/pojokseni) 

07 August 2017

Ikuti Event Cipta Puisi Berhadiah Voucher Penerbitan oleh Sunnstar Publisher
Ilustrasi Menulis Puisi


pojokseni.com - Penerbit Sunnstar Publisher menggelar event cipta puisi tingkat Nasional berhadiah voucher penerbitan. Event bertema bebas ini digelar mulai tanggal 5 Agustus 2017 lalu, hingga batas akhir pengiriman naskah lomba pada tanggal 29 Agustus 2017 mendatang, pukul 22.00 WIB.

Penerbit Sunnstar Publisher mengajak para penulis yang imajinasinya luar biasa agar mampu menuangkannya dalam sebuah puisi. Lomba ini terbuka untuk umum, dan gratis tanpa biaya pendaftaran. Peserta yang ikut hanya perlu membagikan informasi lomba ini ke minimal 25 orang, dan menyukai halaman Facebook Penerbit Sunnstar. Syarat lainnya adalah, naskah yang diikutkan tidak pernah dipublikasikan, tidak menyinggung SARA atau LGBT atau pornografi. Selain itu naskah tersebut merupakan karya asli dari penulis, bukan saduran, jiplakan atau plagiasi.

Berikut syarat naskah yang dapat diikutkan dalam event cipta puisi kali ini :



  1. Puisi diketik rapi menggunakan Ms. Word (minimal 2007) dengan ukuran kertas A4, Font Times New Roman, size 12pt, spasi 1,5 Margin Normal.
  2. Urutan isi naskah (dari atas kebawah)
  3. Judul puisi, nama penulis, Naskah puisi, Titimangsa.
  4. Panjang naskah puisi maksimal 1 (satu) halaman, dengan biodata narasi maksimal 50 kata di akhir naskah (di halaman dua) dan tidak perlu menambahkan foto diri.
  5. Simpan naskah dalam format .doc/docx, dengan nama file : Puisi_Bebas _Nama Penulis_Judul Puisi.
  6. Peserta maksimal mengirimkan 1 puisi
  7. Naskah di kirim kealamat email : penerbitsunnstar22@gmail.com melalui attachmant (lampiran) dengan subjek yang sama seperti nama file. (bukan di tulis ulang di badan email)
  8. Naskah yang yang sudah dikirim tidak boleh di revisi dan tidak boleh dikirim secara berulang kali.


Berikut hadiah yang ditawarkan untuk para pemenang :


1. Juara 1 dan 2 (Raja dan Ratu cipta puisi)

  • Voucher Penerbitan Rp 150.000
  • Nama penulis akan tercantum di cover buku secara ekslusif
  • E-Sertifikat Juara 1 dan 2 cipta puisi tingkat Nasional
  • Kesempatan menjadi juri saat event selanjutnya
  • Diskon 15% setiap pembelian buku hasil eventnya
  • Puisi dan biodata narasi penulis akan tampil di Blog Sunnstar.


2. Sebanyak 15 puisi terbaik, 10 puisi terkreatif dan 20 puisi terfavorit juga akan mendapat beberapa penghargaan dan hadiah, di antaranya :


  • E-Sertifikat penghargaan cipta puisi terbaik/Terkreatif/Terfavorit tingkat Nasional.
  • Voucher penerbitan sebesar Rp 50.000 (Berlaku Jika Memesan Buku )
  • Diskon 10% setiap pembelian buku hasil eventnya (Berlaku saat PO pertama)



Sementara itu, seluruh kontributor akan mendapat e-Sertifikat Sebagai kontributor cipta puisi tingkat nasional. Juga, seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat sebagai peserta cipta puisi tingkat nasional. Tertarik ikut, yuk menulis puisi sekarang. (pojokseni) 
Dorong Geliat Seni, Seniman Bengkulu Dirikan Asosiasi
Tabot, salah satu daya tarik Bengkulu dari segi seni dan budaya (sumber : Bambang Purnomo Blog)


pojokseni.com - Sekumpulan seniman Bengkulu yang peduli dengan geliat seni di daerah itu mendirikan Asosiasi Pegiat Seni Budaya Bengkulu pada tanggal 2 Juni 2017 lalu. Wadah perkumpulan bersama baik individu maupun sanggar dan komunitas seni tersebut diinisiasi oleh para penggiat seni Bengkulu, diantaranya Sukri Ramzan.

Kepada pojokseni.com, sekretaris Asosiasi Penggiat Seni Budaya Bengkulu, Indra menyatakan bahwa tujuan dari berdirinya asosiasi ini adalah untuk mendorong agar geliat dan aktifitas seni di daerah itu terus terjaga, terutama kualitas kekaryaannya. Ia menyatakan, berdirinya asosiasi ini diharapkan dapat menjaga semangat berproses dari setiap pelaku, pegiat, sanggar dan komunitas seni di Bengkulu.

"Di samping itu, asosiasi juga akan berperan kedepan sebagai jembatan antara penggiat seni yang dengan stakeholder yang ada di sekitar kita sehingga diharapkan tidak adalagi kecemburuan antara pelaku seni dalam hal kesempatan meraih kerjasama dan bantuan baik yang di fasilitasi pemerintah setempat maupun nasional," kata Indra.

Musyawarah Asosiasi Penggiat Seni Budaya Bengkulu di Bengkulu

(Baca Juga : Revitalisasi Dewan Kesenian Bengkulu Berjalan Alot)

Asosiasi ini secara khusus akan mengakomodir komunitas bidang seni budaya. Namun, lebih dari itu asosiasi juga akan sangat mendorong penggiat seni untuk terbiasa dalam hal manajerial organisasi seni, misalnya legalitas organisasi, advokasi dan lain sebagainya yang dirasa perlu.Meski searah dengan Dewan Kesenian Bengkulu, namun Indra menegaskan bahwa asosiasi ini berbeda dengan dewan kesenian.

"Asosiasi ini lembaga independen, yang sudah barang tentu akan berbeda dari operasionalnya dengan Dewan Kesenian Bengkulu. Asosiasi mendanai diri sendiri sedangkan Dewan itu secara umum adalah dari daerah," jelas Indra.

(Baca juga : Seniman Bengkulu Pertanyakan Pengukuhan Dewan Kesenian)

Meskipun begitu, lanjut Indra, bukan berarti asosiasi ini menjamin setiap kelompok seni untuk menjadi legal. Namun, asosiasi ini akan mendorong agar perkumpulan dan paguyuban seni di Bengkulu dapat tercatat dan terdaftar.

Musyawarah Asosiasi Penggiat Seni Budaya di Bengkulu

"Tapi, hal itu adalah kewenangan masing-masing sanggar, komunitas sendiri," tambah Indra.

Indra menambahkan, bagi kelompok seni di Bengkulu yang ingin bertanya atau menghubungi asosiasi ini untuk berbincang, meminta saran dan lain sebagainya bisa menghubungi narahubung Sukri di nomor HP 085273605493 atau Indra di nomor HP 08117475303. Hal itu juga menjadi salah satu bentuk kepedulian asosiasi agar seniman dan komunitas seni mudah menghubungi mereka, demi kemajuan bersama. (ai/pojokseni)

06 August 2017

Putu Wijaya Akan Diberi Gelar Doctor HC oleh ISI Yogyakarta
Putu Wijaya


pojokseni.com - Seniman senior Indonesia, I Gusti Ngurah Putu Wijaya atau lebih sering dikenal dengan nama Putu Wijaya akan mendapatkan gelar Doctor Honoris Causa dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Informasi tersebut didapatkan oleh pojokseni.com dari status terbaru yang dibagikan oleh Dekan FSP ISI Yogyakarta, Prof Dr Yudiaryani MA di akun Facebook pribadinya. Dalam status tersebut, ia menyebutkan bahwa ISI Yogyakarta tengah mempersiapkan untuk memberi penghargaan Doctor Honoris Causa pada Putu Wijaya. Penyerhan tersebut akan digelar pada tanggal 27 Oktober 2017 mendatang di hadapan sidang Senat Terbuka ISI Yogyakarta.

"Semoga acara Tgl 27 Oktober 2017 di hadapan sidang Senat Terbuka ISI Yogyakarta berjalan lancar," tulis Yudiaryani.

Gelar Doctor Honoris Causa merupakan sebuah gelar kesarjanaan yang diberikan oleh perguruan tinggi atau universitas kepada seseorang yang dirasa perlu dan layak untuk menerima gelar tersebut. Gelar ini merupakan gelar sarjana yang bisa digunakan oleh orang yang mendapatkannya, tanpa harus mengikuti atau lulus dari pendidikan tersebut.

Tentu saja, tidak semua orang berhak mendapatkan gelar tersebut. Ada banyak persyaratan bagi calon penerimanya, yang tentunya harus luar biasa dampaknya bagi perkembangan keilmuan tertentu. Begitu juga perguruan tinggi yang tidak seluruhnya bisa memberi gelar Doktor Honoris Causa tersebut. Ada banyak syarat yang harus dipenuhi sebuah perguruan tinggi sebelum berhak untuk memberikan gelar tersebut pada seseorang.

ISI Yogyakarta telah memenuhi persyaratan sehingga sudah mendapat hak secara eksplisit untuk memberi gelar Dr. (HC) tersebut. Sedangkan Putu Wijaya, seniman berusia 73 tahun yang juga dikenal sebagai sastrawan, dramawan, wartawan, pelukis dan banyak lainnya. Ia telah membuat banyak hal dan terobosan baru di dunia seni pertunjukan, menjadikan namanya layak menyandang gelar Doctor Honoris Causa tersebut.

Putu Wijaya, yang merupakan putra kelahiran Bali, pada tahun 1944 silam ini tercatat sudah menulis puluhan novel dan naskah drama. Sedangkan cerpen, artikel lepas, esei, kritik drama sudah mencapai ribuan yang dibuatnya. Sudah puluhan penghargaan yang diraih oleh pimpinan Teater Mandiri ini karena kerja keras dan karyanya. Beberapa penghargaan paling bergengsi yang pernah diraihnya antara lain Anugrah Seni dari Menteri P&K tahun 1991, Tanda Kehormatan Satyalancana Kebudayaan Presiden RI tahun 2004 hingga penghargaan "Tokoh Teater Tahun Ini" dari Federasi Teater Indonesia yang merupakan penghargaan tertinggi dalam dunia teater di tanah air pada tahun 2007. (ai/pojokseni)

05 August 2017

Selain Jago Nyanyi dan Buat Lagu, Kurt Cobain Ternyata Jago Lukis
Kurt Cobain


pojokseni.com - Vokalis sekaligus gitaris, Kurt Cobain yang merupakan frontman dari band legendaris Nirvana mengejutkan dunia. Meski telah meninggal pada tahun 1994 silam, namun karya Cobain yang dilukis tangan dipamerkan dalam pameran seni The Seattle Art Fair di Seattle, Amerika Serikat sejak tanggal 3 hingga 6 Agustus 2017 ini.

Cover orisinil Incesticide, yang merupakan gambar tangan Kurt Cobain

Salah satu diantaranya adalah cover asli dari album Incestiside yang asli buatan tangan Cobain. Masih ada gambar-gambar dari tangan Cobain yang belum pernah dipamerkan sebelumnya. Gambar tersebut ada yang berupa sketsa, hingga komik.

Komik buatan Kurt Cobain

Gambar Cobain cenderung surealisme, dark humor dan horor. Alhasil, pameran ini menjadi hiburan sekaligus momentum nostalgia bagi para penggemar Nirvana era dulu.

Darah seni dari Cobain turun ke putrinya, Frances Bean. Frances Bean tercatat baru saja menggelar pameran seni di California. Pameran tersebut digelarnya bersama dengan seniman lain, yakni Lindsey Way. (ai/pojokseni)

04 August 2017

Cara Membuat Floating Tea Cup yang Istimewa Mudah, Bisa Jadi Hiasan atau Kado
Cara membuat Floating Tea Cup

pojokseni.com - Anda sudah mendengar salah satu karya seni kerajinan tangan yang diberi nama Floating Tea Cup? Beberapa tahun terakhir, kerajinan tangan yang satu ini menjadi trend di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Bentuknya unik dan cantik bisa dijadikan hiasan di rumah, juga bisa dijadikan kado untuk sahabat atau orang tercinta Anda.

Floating Tea Cup berarti Gelas Teh Melayang. Kesan yang diberikan dari karya ini adalah gelas teh yang melayang, lalu menumpahkan isinya, bisa berupa bunga, dedaunan, pernak-pernik, mutiara, koin, biji kopi dan lain-lainnya ke cawan cangkir teh di bawahnya. Ingin melihat contoh Floating Tea Cup yang lain, lihat gambar di bawah ini.



Nah, tertarik untuk membuat Floating Tea Cup sendiri di rumah Anda? Tentunya, bisa menjadi kado paling terindah untuk pasangan, teman, orang tua atau bisa jadi hiasan rumah yang unik dan ekslusif bukan?


Cara membuatnya cukup mudah, hanya butuh ketelitian dan jiwa seni. Selain itu, bahan-bahannya juga cukup mudah di temukan di rumah Anda.

Pertama, Anda membutuhkan satu cangkir, cawan atau piring cangkir, lalu atau garpu yang cukup tipis dan bisa dibengkokkan. Barang lain yang dibutuhkan adalah tang, untuk membengkokan garpu, juga lem yang kuat. Agar besinya tidak terlihat, gunakan cangkir keramik, bukan yang terbuat dari kaca.


Setelah itu, bengkokkan garpu dengan menggunakan tang di bagian bawahnya. Lalu, lem dengan kuat ke cangkir cawan. Kemudian, pangkal garpu juga di lem ke cangkir dengan kuat. Sebelum lem mengering, berikan penyangga pada cangkir tersebut. Pastikan cangkir tersebut dapat tetap melayang ketika kering dengan bertumpu pada alas cangkir di bawah.


Nah, setelah lem mengering, giliran Anda menempelkan bunga artificial atau daun-daun plastik atau apa saja yang Anda sukai dan inginkan. Tempelkan dengan lem ke garpu tersebut. Lalu, tempelkan lagi pelan-pelan dengan menumpuk ke bunga yang sebelumnya sudah ditempelkan.


Anda bisa menggantikan bunga tersebut dengan pernak-pernik lainnya yang Anda inginkan. Lihat contoh Floating Tea Cup yang sudah jadi di bawah ini untuk inspirasi Anda.




Bagaimana? Mudah kan membuatnya? Jadikan Floating Tea Cup ini sebagai hiasan rumah, atau bungkus dengan hati-hati untuk dijadikan kado. Yuk, kita membuat Floating Tea Cup sesuai kreativitas sendiri. (ai/pojokseni)

03 August 2017

Tulis Puisi Tentang Lampung, Ikuti Krakatau Award 2017
Penari Lampung di Festival Krakatau (sumber foto : duajurai.co) 

pojokseni.com - Sayembara menulis puisi tingkat nasional dengan total hadiah jutaan rupiah kembali digelar di Lampung. Lomba bertajuk Festival Krakatau Award ini diadakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, dan memperebutkan hadiah penghargaan dari Gubernur Lampung. Acara ini akan digelar pada tanggal 25 hingga 27 Agustus 2017 mendatang.

Tertarik mengikuti kegiatan ini, silahkan tulis puisi karya Anda sendiri, bukan plagiat juga saduran dengan tema pariwisata dan seni budaya Lampung dalam potret pembangunan. Puisi dibuat dalam Bahasa Indonesia yang baik, dan satu peserta hanya boleh mengirimkan satu karya puisi saja. Puisi tersebut ditulis di Ms Word dengan format ukuran kertas A4, spasi 1,5 dan huruf Tahoma ukuran 12.

Panjang puisi maksimal 3 halaman, dan dilengkapi dengan biodata peserta dan identitas diri sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP). Puisi yang diikutkan belum pernah dipublikasikan, juga tidak sedang diikutkan dalam lomba lain. Peserta juga harus melampirkan surat pernyataan bahwa puisi tersebut murni karya sendiri, bukan saduran apalagi plagiat dan bersedia menerima sanksi apabila karya tersebut ternyata adalah karya plagiat.

Kirimkan data dan karya tersebut ke alamat email panitia panitiakrakatauaward.2017@gmail.com. Naskah puisi paling lambat harus diterima tanggal 11 Agustus 2017, pukul 00.00 WIB. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 14 Agustus 2017, sedangkan penyerahan hadiah akan dilakukan pada tanggal 26 Agustus 2017.

Berikut hadiah yang ditawarkan untuk pemenang.



  1. Juara I : Uang tunai Rp 3.000.000 + Piala + Piagam + Fasilitas transportasi (Jakarta - Lampung PP) + Akomodasi
  2. Juara II : Uang tunai Rp 2.000.000 + Piala + Piagam + Fasilitas transportasi (Jakarta - Lampung PP) + Akomodasi
  3. Juara III : Uang tunai Rp 1.000.000 + Piala + Piagam + fasilitas transportasi (Jakarta - Lampung PP) + Akomodasi


Sedangkan para juara dan 47 karya yang berhasil masuk nominasi akan diikutsertakan dalam penerbitan buku antologi puisi nasional "Krakatau Award" 2017. (ai/pojokseni) 

02 August 2017

Ikuti Sayembara Menulis Cerpen dan Puisi oleh Rakyat Sumber Berhadiah Total Rp 10 Juta


pojokseni.com - Mari ikuti lomba menulis cerpen dan puisi tingkat nasional yang digelar oleh Harian Umum Rakyat Sumbar (JPNN Group) dengan tema "Yuk, Kita Hijrah ke Syariah". Lomba ini gratis, tidak dikenai biaya pendaftaran dan setiap orang bisa mengirimkan 3 cerpen atau 5 puisi maksimal dengan tema tersebut.

Cerpen dan puisi yang diikutikan harus memuat pesan moral dan memberi pencerahan pada pembaca. Naskah tersebut diketik di Ms. Word dengan format kertas A4, huruf Times New Roman ukuran 12, maksimal 6 halaman, dan spasi 2. Gunakan juga Bahasa Indonesia yang baik dan benar, yah.

Sedangkan untuk puisi, maksimal 1 puisi 1 halaman yang diketik dengan format kertas A4, spasi 1.5, huruf Times New Roman ukuran 12. Biodata peserta dilampirkan dalam bentuk narasi di lembar terakhir.

Kirim naskah ke alamat email panitia :

  • cerpen.rakyatsumbar2017@gmail.com (untuk cerpen) 
  • puisi.rakyatsumbar2017@gmail.com (untuk puisi), 

Format pengiriman email adalah subjek email SAYEMBARA CERPEN_NAMA PESERTA (untuk cerpen) dan SAYEMBARA PUISI_NAMA PESERTA (untuk puisi). Naskah dilampirkan di lampiran, bukan diletakkan di badan email.

Pengumuman pemenang akan dimuat di Rakyat Sumbar dan beberapa media lainnya, pada tanggal 20 September 2017. Sedangkan penyerahan hadiah adalah tanggal 30 September 2017.

Berikut hadiah yang disiapkan panitia untuk para pemenang nantinya :

Cabang Cerpen



  1. Juara I: Uang Tunai Rp.2.000.000 + piala + sertifikat,
  2. Juara II: Uang Tunai Rp.1.500.000 + piala + sertifikat,
  3. Tiga Pemenang ke Tiga; Uang Tunai @Rp.500.000 + sertifikat


Cabang Puisi


  1. Juara I: Uang Tunai Rp.2.000.000 + piala + sertifikat,
  2. Juara II: Uang Tunai Rp.1.500.000 + piala + sertifikat,
  3. Tiga Pemenang ke Tiga; Uang Tunai @Rp.500.000 + sertifikat.


Naskah para pemenang dan nominasi akan dibukukan. Informasi terkait lomba ini bisa Anda tanyakan langsung ke narahubung Marta di nomor HP 0822 8543 5826 atau Resa di nomor HP. 0813 7801 6358. (its/pojokseni)

31 July 2017

Ingin Menonton Anime Sekaligus Musik Klasik? Tonton Film Ini
Anime Shigartsu wa Kimi no uso

pojokseni.com – Setelah banyak anime yang telah keluar dengan genre musik, anime berjudul Shigartsu wa Kimi no Uso (四月は君の嘘) atau kalau diterjemahkan artinya "Kebohonganmu di Bulan April" adalah anime bergenre musik yang terbaik. Karena kita akan disuguhkan berbagai musik klasik karya musisi terkenal seperti Bethooven, Mozart dan Chopin di dalamnya. Karena memang anime ini menceritakan tentang kisah anak bernama Arima Kousei merupakan seorang pianis terkenal di kalangan anak kecil karena memenangkan kompetisi piano di usia sangat muda. Namun hal ini mebuat iri para pianis lainnya dan menggelarinya 'manusia metronome' karena dia selalu menjadi boneka yang selalu tunduk akan perintah ibunya. Kehebatan itu memang didapatkan arima karena latihan dari ibunya yang sangat amat keras.

Karena alasan tertentu setelah ibunya meninggal, Arima Kousei berhenti untuk bermain piano hingga dia menginjak usia 14 tahun atau ketika masuk sekolah menengah pertama. Namun dia tetap bekerja sebagai pencari nada lagu-lagu baru yang telah muncul. Namun hal itu berubah semenjak teman masa kecilnya Tsubaki Sawabe mengajak Arima untuk bertemu dengan sosok wanita bernama Kaori Miyazono yang merupakan sosok pemain violin. Nantinya, dengan perjuangan penuh drama dan air mata dialah yang membuat arima bermain piano lagi.


Yups, anime satu ini sangat cocok untuk para penikmat anime yang menyukai drama dan musik klasik. Apabila anda tidak menyukai musik klasik , mungkin nanti anda akan mulai menyukai musik klasik yang memang hampir selalu muncul di setiap episode. drama kedua orang anak yang penuh emosi mungkin membuat para penonton ikut tergerak disaat mereka memainkan piano dan violinnya diatas panggung dan harus diakui permainan mereka memang membuat siapa saja merinding disaat menontonnya.

Bagi Anda yang membenci drama, anime ini sangat tidak direkomendasikan untuk ditonton. Karena anime ini dipenuhi oleh drama dan konflik. Mulai dari ibunya hingga dengan sosok Kaori yang mungkin membuat penonton menangis di bagian ujungnya.

Terlepas  dari semua itu, anime ini layak dicoba untuk ditonton oleh khalayak luas, karena nuansa musik klasik yang sangat memukau dipadu dengan drama yang sangat menyentuh. Membuat anime ini sangat dijamin membuat otak anda sulit melupakan anime ini selama bertahun-tahun. (its/pojokseni)
Agustus, Teater Keliling Bawakan Sang Saka ke Lima Kota
poster pertunjukan Sang Saka


pojokseni.com - Teater Keliling asal Jakarta akan kembali melakukan pementasan keliling ke lima kota pada Bulan Agustus ini, antara lain Surabaya, Makassar, Malang, Lampung dan Bali. Pentas yang akan dibawakan adalah drama berjudul Sang Saka karya Rudolf Puspa dan Dolfry Inda Suri. Pentas ini juga akan disutradari oleh Rudolf Puspa.

Kota pertama yang akan dikunjungi adalah Surabaya. Pentas di kota ini akan digelar di Taman Budaya Cak Durasim Jawa Timur, pada tanggal 6 Agustus, pukul 20.00 WIB.

Dari Surabaya, Teater Keliling akan melanjutkan perjalanan ke Malang. Di kota ini, pentas akan digelar di Gedung C UIN Maulana Malik Ibrahim, pada tanggal 7 Agustus 2017, pukul 20.00 WIB.

Bali akan menjadi tujuan Teater Keliling selanjutnya pada tanggal 10 Agustus 2017. Di Bali, Teater Keliling akan pentas di Sasana Budaya-Singaraja, mulai pukul 20.00 WITA.

Selanjutnya, rombongan Teater Keliling akan berkunjung ke Makassar dan pentas di Gedung Kesenian Societeit de Harmonie Sulawesi Selatan pada tanggal 13 Agustus 2017, mulai pukul 20.00 WITA.

Setelah itu, Teater Keliling akan terbang kembali menuju Lampung. Di Lampung, Teater Keliling akan pentas di UKMF KSS FKIP Unila, pada tanggal 15 Agustus 2017, mulai pukul 15.00 WIB.

Jangan lupa catat tanggal pementasannya dan jangan lewatkan penampilan dari Teater Keliling di kota Anda. Informasi lebih lanjut bisa lihat di akun twitter @tkelilingidn, atau di instagram teaterkelilingind, juga bisa lewat Facebook : Rudolf Puspa. (ai/pojokseni)

30 July 2017

Sekilas Tentang Body Transcultural #2 : Pertemuan Tubuh Budaya, Dalam dan Luar Madura


Oleh: Padepokan Seni Madura


Kebudayaan dan manusia adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan dalam konteks keberlangsungan kehidupan beserta strategi-strateginya yang beragam, baik dalam konteks individual hingga komunitas global. Di antara strategi-strategi tersebut salah satunya yang cukup menarik untuk dikaji dan kembangkan adalah strategi-strategi yang berjalan dalam bidang kesenian. Tidak bisa dipungkiri bahwa kesenian dapat menjadi tolak ukur harmonisasi keberlangsungan kehidupan di suatu negara.

Di negara-negara maju, masyarakatnya tidak lagi berada pada problematika pemenuhan pangan sehingga kesenian bisa berkembang secepat-cepatnya atau semudah-mudahnya. Sedang di negara berkembang, umumnya yang terjadi adalah masyarakat harus memenuhi target pangan dahulu, sehingga segala yang menunjang hal tersebut lebih menjadi fokus untuk dikembangkan daripada kesenian yang pada akhirnya menjadi hal sekunder.

(Baca  : Pertemuan Tubuh Budaya Dalam dan Luar Madura : Body Transcultural#2)

Hal ini juga terbaca di Madura. Pulau yang masih terkenal dengan masyarakatnya yang berdagang di mana-mana ini secara tidak langsung menjadi senjata untuk membuat nama Madura besar dengan ciri khasnya. Ketika bicara Madura dalam konteks kesenian pun rupanya juga akhir-akhir ini semakin mendapat angin segar.

Proses latihan Body Transcultural #2 di Sumenep.

Beberapa gelaran pertunjukan seni semakin ramai terunggah di media dilakukan oleh pegiat-pegiat seni dari Madura. Bahkan beberapa penelitian pengembangan kesenian juga mulai masuk dan dilakukan oleh orang-orang dari luar Madura. Fakta ini membuktikan bahwa kesenian Madura, baik tradisi maupun kontemporer, semakin menarik untuk dibaca.

Maka kami sekali lagi membuat momen pembacaan atas kesenian Madura, dari dalam dan luar. Gelaran pertama kami bertajuk “Kolaborasi Body Transcultural #1” kami gelar pada 24—26 Agustus 2016 di Singkong Art Space. Pada saat itu kami mengajak beberapa seniman dalam dan luar Madura. Di antaranya Anwari, Untung, Iin, Hafiqi (Madura), Putra Yuda (Jember), dan Ari Rudenko (New York, Amerika). Gelaran tersebut mendapat apresiasi besar dari para warga sekitar Singkong Art Space yang berduyun-duyun menonton dan diliput oleh dua media besar yaitu The Jakarta Post dan Press Reader.

29 Juli dan 1 Agustus 2017 ini kami selenggarakan pertemuan kedua yang bertajuk “Body Transcultural #2: Pertemuan Tubuh Budaya, Dalam dan Luar Madura”, dengan masih menghadirkan seniman-seniman dari dalam dan luar Madura, bahkan salah satunya juga datang dari Amerika. Namun pembacaan kali ini kami khususkan pada tubuh tari. Mengapa tubuh tari? Karena realitas ini dekat dengan realitas kesenian Madura akhir-akhir ini yang lebih menonjolkan tubuh atau gerak.

Kegiatan ini akan berupa parade tari dari beberapa penyaji yang sumber inspirasinya adalah dari hasil pembacaan mereka akan kultur Madura. Para penyaji ini sebagian besar berasal dari luar Madura. Merekalah yang bertugas sebagai pembaca kultur Madura dari luar. Sedang sebagian kecilnya lagi adalah dari warga lokal asli, yang akan menampilkan tari topeng dari Slopeng. Mereka yang membaca kultur Madura dari dalam.

Proses Latihan Body Transcurltural #2

Satu konsep yang penting dilakukan adalah pola residensi di tengah warga oleh para penyaji. Mereka akan berinteraksi dengan warga yang kebetulan mayoritas mereka tidak mengerti bahasa Indonesia. Pola interaksi inilah yang nantinya akan dibawa sebagai bahan pertunjukan. Para penyaji (kecuali para penari topeng dari Madura) dihadapkan dalam keseharian bersama rutinitas warga yang menjadi peternak sapi, petani singkong, hingga pemecah batu. Rutinitas inilah yang akan dipadukan dengan betapa ternyata dalam keseharian warga telah mengerti konsep kesenian.

Pada “Kolaborasi Body Trans Cultural #1” Ari Rudenko telah berhasil melakukan pembacaan saat dia harus hidup di tengah-tengah warga yang selalu berbicara bahasa Madura, dengan latar belakang dia yang berbahasa sehari-hari bahasa Inggris dan mulai lancar berbahasa Indonesia. Pengalaman ini kemudian dia pakai untuk riset bahan pertunjukannya yang mengadaptasi gerak dinosaurus yang kemudian dia temukan adanya kesamaan dengan gerak ayam.

(Baca : Dancer New York dan Aktor Jawa Timur Kolaborasi "Body Transcultural")

Dalam residensi untuk para penyaji memang tidak dimungkiri kalau goal-nya nanti adalah temuan baru untuk disiplin gerak mereka. Dan ini juga akan dikolaborasikan pada kolaborasi seluruh penyaji di hari terakhir.

Para penyaji yang berpartisipasi di Body Transcultural #2 ini adalah Ferry Cahyo Nugroho (Magetan), Soul Esto (Sumenep), Kanca Cebbing Sumekar (Sumenep), Jennifer Rose (New York), dan Alfo Smith bersama Sanggar Mee Ati Aten (Papua).

Acara ini digelar pada 29 Juli 2017 dan 1 Agustus 2017, pukul 19.00 WIB, di Singkong Art Space yang terletak di Dusen Balowar RT/RW: 03/07, Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Gratis. (pojokseni)

Pentas Tari Ulun Baayun : Refleksi Pengalaman Pribadi dalam Ayunan
Novita Subli Yanti, Mahasiswi ISI Padangpanjang mementaskan tari ciptaannya sendiri, Ulun Baayun

pojokseni.com - Berangkat dari pengalaman individual yang dialami oleh Novita Subli Yanti, menjadikan perempuan berdarah Tembilahan, Riau ini menggarap karya tari yang selaras dengan pengalaman hidup yang dialaminya. Karya tari yang berjudul “ Ulun Baayun “ terinspirasi dari permainan ayunan yang menjadi salah satu inspirasi yang diwujudkan kedalam sebuah karya tari baru yang berkaitan dengan pengalaman empiris bagi Novita Subli Yanti, karya Ulun Baayun juga sebagai karya tugas akhir dalam menyelesaikan pendidikan di Institut Seni Indonesia Padangpanjang.

Novi menyampaikan bahwa dalam garapan ini pengkarya mencoba menghadirkan peristiwa tersebut, yang memfokus bagaimana pengkarya menghadirkan pola dari ayunan yang dikaitkan dengan kepribadian pengkarya dengan imajinasi dan perenungan pengkarya. "Dalam suatu garapan tari Ulun Baayun di dalamnya terdapat suasana dari peristiwa tersebut, dan juga dikaitkan dengan usaha, kedisiplinan, kepribadian dan tingkah laku yang kurang baik sehingga bisa berakibat buruk dalam kehidupan," kata Novi.

Novi menambahkan, ia ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pendukung karyanya, karena tanpa ada dukungan dan dorongan dari tim produksi, penari, pemusik mungkin ujian ini tidak dapat terlaksana seperti ini. Terlebih, sambung dia, khususnya kepada keluarga yang ikut hadir menyaksikan pertunjukan, terima kasih atas dukungan baik doa maupun materialnya.

"Kepada bapak Emri., S.Sn., M.Sn dan Yan Steveson., S.Sn., M.Sn., selaku dosen pembimbing yang selalu membimbing serta mengarahkan saya dalam proses berkarya, serta kepada dosen penguji Syaiful Erman., S.Kar., M.Sn, Sherli Novalinda S.Sn., M.Sn., Idun Ariastuti., S.Sn., M.Sn," kata Novi.

Sementara itu, pimpinan produksi Karya Tari “Ulun Baayun", Suci Intan Maulia menyampaikan, bahwa karya yang ditampilkan di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam Institut Seni Indonesia Padangpanjang ini merupakan rangkaian ujian Minat Penciptaan Mahasiswa Prodi Seni Tari ISI Padangpanjang. Novita Subli Yanti menciptakan karya tari dengan judul Ulun Baayun yang telah ditampilkan di hadapan dosen penguji.

"Saya juga mengucapkan terimakasih kepada  berbagai pihak yang bersedia membantu ujian Novita Subli Yanti, seperti media-media jaringan sosial yang bersedia mempublikasikan saat pra-pertunjukan, serta mendapat dukungan dan kerjasama dari tim produksi  yang telah membantu menyukseskan ujian tersebut, dan ucapan terima kasih kepada penonton yang telah sempat menghadiri serta antusias menyaksikan pertunjukan karya Ulun Baayun, yang dapat menjadi salah satu bahan apresiasi bagi penikmat seni, penonton yang menyaksikan," jelas Suci.

Selanjutnya, I Dewa Ayu Sri Utari sebagai Stage Manager yang mengkontrol proses karya Ulun Baayun, menyampaikan melalui hasil penciptaan dari Novita Subli Yanti sebagai pengkarya, disini mencoba menggambarkan sebuah pengalaman empiris yang dirasakan oleh pengkarya, dimana  akan terlihat di karya yang diciptakannya dan  juga termasuk dalam pemahaman karya yang telah dipersiapkan sebagai bahan ujian akhir tersebut. Selanjutnya pertunjukan ini melibatkan 7 orang penari dan 9 orang pemusik dengan proses latihan yang mencapai sekitar  3 bulan, sehingga dengan penataan yang matang akan mendapat hasil yang maksimal.

Konsep Karya : Dari Pengalaman Pribadi

Pentas Tari "Ulun Baayun" 

Pengalaman pribadi menjadi salah satu inspirasi yang diwujudkan kedalam sebuah karya tari ini, Karya tari ini berkaitan dengan suatu kehidupan yang diambil dari pengalaman empiris si pengkarya. Dalam menjalani suatu kehidupan dimasa kecil pengkarya memiliki kepribadian yang berbeda dengan teman-teman yang lainnya, sehingga pengkarya lebih senang menyendiri dan hanya berinteraksi dengan beberapa teman tertentu.

(Saksikan Pentas Tari "Ulun Bayun" Oleh Mahasiswa Prodi Seni Tari ISI Padangpanjang)

Hal ini terjadi, karena di latar belakangi oleh suatu kehidupan di masa kecil, dimana pengkarya sendiri di peringatkan oleh keluarga ( orang tua ) untuk tidak bermain keluar rumah. Pengkarya lebih banyak melakukan interaksi di lingkungan sekolah, kemudian berakhir dari jam sekolah pengkarya pun langsung pulang ke rumah.

Novita Subli Yanti yang akrab disapa Novi, adalah anak perempuan satu-satunya dirumah, sebagai anak perempuan satu-satunya di dalam sebuah keluarga, tentunya ada perasaan takut, dan akhirnya muncul kekhawatiran dari orang tua. Kekhawatiran orang tua si pengkarya, dan akhirnya selalu mengingatkan agar berhati-hati dan juga mengingatkan pengkarya agar bermain didalam rumah saja. Prinsip yang sangat mendasar dari suatu pola asuh orang tua terhadap anaknya, lebih banyak mengizinkan bermain di dalam rumah melainkan di luar rumah, sehingga pengkarya sulit untuk berinteraksi dengan teman yang lainnya.

Proteksi yang kuat dari orang tua membuat pengkarya lebih banyak sendiri dalam menjalani suatu masalah, sehingga pengkarya selalu menyimpan  dan  memendam suatu permasalahan itu sendiri dan menyelesaikan permasalahan dengan caranya sendiri, meski adanya suatu permasalahan tersebut orangtua pengkarya selalu memberikan semangat dan kepercayaanlah yang membuat pengkarya berusaha agar pendidikan dapat selesai tepat pada waktunya dan memiliki pekerjaan serta dapat membantu orang tua untuk melanjutkan pendidikan adik-adik pengkarya.

Pengkarya mencoba menggarap  sebuah bentuk karya tari yang berawal dari ide tersebut yang memfokuskan kepada suatu perjuangan hidup pengkarya yang telah dilewati mulai dari sejak kecil hingga saat ini. Dari hal tersebut, pangkarya menghadirkan pada bentuk garapan baru, dimana menciptakan suatu tarian baru, selama proses ini pengkarya berusaha melihat kedalam dirinya sendiri, seperti pengkarya mengeksplorasi data dan perasaan yang terkait didalam karya.

Terinspirasi dari permainan Ayunan yang digunakan sebagai tempat untuk bermain anak-anak dan juga sebagai tempat untuk menidurkan anak-anak  agar membantu para orang tua dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari, agar anaknya lebih nyaman dan cepat tidur. Ayunan di garap oleh pengkarya dengan penggarapan tari yang mencoba untuk mengartikan ayunan dengan menitik beratkan kepada suatu proses kehidupan dari pengalaman si pengkarya.

Pengartian terhadap ayunan tersebut dalam kehidupan adalah, kita tidak dapat memaksakan diri untuk tetap bergerak kedepan. Bergerak mundur tidak selalu diartikan sebagai sebuah kegagalan. Sama halnya dengan cara kerja ayunan, kita tidak bisa bergerak kedepan tanpa ada sesuatu yang mendorong kita dari belakang, dan bergerak mundur berarti melakukan evaluasi.

Kita tidak akan menemukan jalan keluar dari masalah yang kita hadapi dengan cara yang sama terus menerus, begitu juga dengan pengkarya yang tidak sadar akan kesalahpahaman dalam berinteraksi terhadap sesama. Karya ini di beri judul “Ulun Baayun” yang berarti Ulun adalah  menggambarkan tentang saya sebagai pengkarya yang mengalami kejadian tersebut, sedangkan Baayun adalah berayun. Judul tersebut sangat terkait dengan ide yang pengkarya angkat menjadi sebuah garapan ini, yang mana aku adalah diri pengkarya sendiri sebagai gambaran penokohan, sedangkan baayun adalah bentuk simbolik dari pemaknaan terhadap ayunan yang pengkarya inginkan. (isi/mp/pojokseni)