Profil
Adhyra Irianto
Owner & founder Pojokseni.com
Adhyra Irianto adalah seorang seniman teater asal Curup, Rejang Lebong, Bengkulu. Sejak 2015, ia mendirikan PT Pojok Seni Corp, sebuah perusahaan nirlaba yang mewadahi Pojokseni.com. Adhyra juga dikenal sebagai sutradara, penulis teater, dan aktor di Sanggar Teater Senyawa, komunitas seni yang ia dirikan pada tahun 2012 dan masih terus berkembang hingga kini. Ia juga menjadi pengamat pertunjukan dan penulis kritis pada sejumlah event seperti Djakarta International Theatre Platform (DITP), Sala Hatedu dan Sala Monolog di Surakarta, Festival Teater Indonesia (FTI) di Medan, Pekan Nan Tumpah di Padang, Pesta Teater Riau di Pekanbaru, dan sejumlah event lainnya.
Perjalanan karier Adhyra dimulai dari dunia jurnalisme. Ia mengawali profesinya sebagai jurnalis di Surat Kabar Harian Radar Pat Petulai dari tahun 2010 hingga 2013. Setelah itu, ia bergabung dengan media daring Kupas Bengkulu sebagai jurnalis pada 2014 sampai 2017, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Pimpinan Redaksi Tabloid Pelangi pada periode 2017–2019. Pengalaman panjang di dunia media memberinya bekal kuat dalam hal penulisan, komunikasi, dan manajemen konten kreatif.
Adhyra dan Teater Senyawa mendapatkan Hibah Pelatihan Manajemen Pertunjukan dari Djarum Foundation tahun 2019. Sebelumnya, Adhyra juga menerima Hibah Magang Nusantara dari Yayasan Kelola di Teater Satu Lampung tahun 2018. Tahun 2022, Adhyra menerima Beasiswa Pelaku Budaya dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemdikbud RI. Artikelnya tentang teater anak, menerima penghargaan dari Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Luar Sekolah (PAUD dan PLS) Kemdikbud RI tahun 2019. Tahun 2023, Adhyra mendapatkan pelatihan Indonesian Theatre Incubation di Lampung.
Dari sisi akademik, Adhyra menempuh pendidikan sarjana di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup dengan jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris (S1) dan melanjutkan studi magister di bidang Penciptaan Seni Teater (S2) di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.
Sebagai penulis, Adhyra telah menerbitkan sejumlah karya, mulai dari novel hingga naskah drama. Di antaranya adalah novel Pencuri Hati (2014), kumpulan cerpen Reinkarnasi (2016), novel Desing Peluru di Komplek Eks (2018), serta buku naskah teater Pelukis & Wanita (2020).




