Mini-Mini #3 Batu : Antara Batu dan Eugene Barba -->
close
Pojok Seni
07 June 2016, 6/07/2016 07:51:00 AM WIB
Terbaru 2016-06-07T00:51:26Z
ArtikelBeritateater

Mini-Mini #3 Batu : Antara Batu dan Eugene Barba

Advertisement
Mini-Mini #3 Batu : Antara Batu dan Eugene Barba (sumber : Facebook)

pojokseni.com - Dewan Kesenian Malang kedatangan grup teater dengan pertunjukan unik, Sabtu (4/6/2016) lalu. 

Anwari, seorang seniman muda asal Madura yang membuat dan menampilkan sebuah pertunjukan teater bertajuk "Mini-Mini #3 Batu". Pertunjukan tersebut menjadi unik, lantaran Anwari membawakan pertunjukan teater tersebut dengan pendekatan Teater Antropologi, sebuah pertunjukan teater yang digagas Eugene Barba.

Pertunjukan ini bukan sekedar pertunjukan dengan pendekatan teori. Lebih dari itu, pertunjukan ini justru melakukan eksplorasi gerak tubuh untuk menyampaikan pesan utamanya. Adalah "ruangan mini" antara manusia dengan manusia lainnya, sebagai interpretasi dari masyarakat Madura. 

Mini-Mini #3 Batu : Antara Batu dan Eugene Barba (sumber : Facebook)

Guru Besar Sastra Bahasa, Universitas Negeri Malang (UNM) Prof Djoko Saryono menyatakan bahwa teater antropologi merupakan pendekatan yang dilakukan oleh Anwari dan performer lainnya dalam Mini-Mini #3 Batu tersebut. 

"Teater antropologi hadir sebagai alternatif ruang baru, sebuah estetika pertunjukan," kata Prof Djoko.

Penulis Arung Diri dan pencetus “Kafe Pustaka” ini banyak memberikan pencerahan lewat diskusi pasca pertunjukan.  Teater Antropologi ialah kajian sikap panggung pra-ungkap pelaku berdasarkan ragam gaya dan ragam tradisi secara kolektif maupun individual.

"Sebenarnya teater antopologi sudah cukup lama dikenalkan oleh tokoh teater multikultur dunia, yakni (Eugene) Barba," tutup Prof Djoko. (net/pojokseni.com)

Ads