Ben Goceng : Penipu dan Penipuan dibalas Penipuan oleh Penipu -->
close
Pojok Seni
10 February 2016, 2/10/2016 01:00:00 AM WIB
Terbaru 2016-02-09T18:00:05Z
BeritaeventMedia Patnerteater

Ben Goceng : Penipu dan Penipuan dibalas Penipuan oleh Penipu

Advertisement

pojokseni.com - Teater Arena Mursal Esten ISI Padangpanjang, Sumatera Barat kembali diwarnai dengan pementasan drama. Kali ini, pertunjukan dari Fauzan HS, sebagai uji akhir mahasiswa membawakan naskah berjudul Ben Goceng, adaptasi dari Naskah Ben Gotun, Karya Saini KM.

Pertunjukan yang disutradari oleh Russel Uchel AF ini berhasil mengocok perut ratusan penontonnya selama sekitar 120 menit. Sebelum pertunjukan dimulai, penonton memasuki gedung pertunjukan disambut dengan iriangan nyanyian yang dipersembahkan oleh band Kondang Padangpanjang “Taman Bunga”. 

Pertunjukan ini mengisahkan tentang seorang Veteran perang dengan bangga membeberkan kisah perjuangannya melawan Belanda dan Jepang di masa penjajahan, kepada wartawan. Berita pun tersebar. Setelah itu Sang wartawan bekerja sama dengan seorang seniman berniat memeras Veteran dengan cara menyodorkan sejumlah bukti bahwa ia bukanlah veteran. Tentu saja sang Veteran panik, segera ia memanggil dukun agar berita jelek tentang dirinya ditutup. 

Seorang mahasiswa ikut membantu dukun untuk mengusir wartawan dan seniman, padahal sang dukun dan mahasiswa itu juga ingin menguras harta sang Veteran. Niat dukun dan mahasiswa ini kepergok oleh wartawan dan seniman, sehinga terjadilah perkelahian. Seorang Jenderal datang melerai, menengahi keadaan kisruh ini, sehingga seniman, wartawan, dukun dan mahasiswa itu akhirnya mengaku bahwa mereka bukanlah pofesi yang sebenaranya, alias palsu alias menipu.

Sang Jenderal maarah dan menghukum meraka. Saat hukuman berlangsung, tiba-tiba datang suster yang akan menjemput Sang Jenderal. Ternyata sang Jenderal itupun bukan Jenderal yang sebenarnya, melainkan seoarang pasien rumah sakit jiwa yang kabur dan mencuri seragam seorang jenderal dari seorang penjahit.

Ben Goceng
Pertunjukan ini tidak akan berlangsung tanpa dukungan dari tim Produksi, yaitu: Fikri Afrija sebagai pimpinan produksi, Stage Manager Frangky Novryadi, Penata Musik Taman Bunga, Penata Lighting Ari Ristal, Penata Setting Agikun, Penata Kostum Rahmatul zila, Publikasi Drik Astria, Dokumentasi M. Fadli, Crew Panggung The Crew Jihad, Desain Publikasi Marsya And The Drik, dan Pojokseni.com sebagai Media Patner.

Kepada pojokseni.com, Fikri Afrija, Pimpinan Produksi menyatakan naskah ini untuk pertama kalinya di pentaskan di Isi Padangpanjang dan bahkan menurut data pertunjukan. Naskah ini juga pertama kali di pentaskan di Sumatra.

Russel AF Sutradara pertunjukan ini menyatakan Proses latihan berlangsung selama 4 bulan dengan beberapa kali pergantian aktor. 

"Syukurlah pertunjukan ini berjalan lancar dan menghibur. Mungkin yang ikut andil dalam kesuksesan pertunjukan ini adalah dengan bantuan dari Band Taman Bunga yang cukup Populer di Padangpanjang. Saya mewakili Tim Produksi sangat berterima kasih kepada Band Taman Bunga yang berkenan membantu proses ini di sela-sela kesibukan mereka," ungkapnya.

Adegan dalam Ben Goceng

Sementara itu, tanggapan dari penonton cukup beragam. Afri Wandi, seorang mahasiswa Fotografi menyatakan bahwa meskipun durasinya lama, namun ia tidak merasa bosan sedikitpun. 

"Pertunjukan ini, benar-benar menghibur," katanya

Sedangkan Eno, mahasiswa jurusan musik, menyatakan bahwa iriangan Musik dan dramanya keren sehingga ia tidak menyesal menonton pertunjukan ini. 

Pertunjukan Ben Goceng ini merupakan pertunjukan penutup dari serangkaian pertunjukan Tugas Akhir Mahasiswa Teater Isi Padangpanjang. (Ikhsan)