Tips Mengirim Cerpen/Puisi ke Surat Kabar dan Majalah -->
Adhyra Irianto
09 July 2014, 7/09/2014 11:53:00 PM WIB
Terbaru 2015-08-06T16:40:15Z
BeritaSastra

Tips Mengirim Cerpen/Puisi ke Surat Kabar dan Majalah

Advertisement

Oleh Tim Pojok Seni (@pojokseni)

Informasi ini hanya untuk penulis, atau yang suka menulis. Sudah banyak diangkat di blog/web lain tentang bagaimana cara untuk mengirimkan cerpen/puisi ke surat kabar/majalah. Tentu saja hal ini sangat menarik, sebab bila karyanya di muat, maka akan mendapatkan dua keuntungan. Pertama, karya dan namanya akan dikenal dengan luas. Kedua, akan mendapatkan honor, biasanya setiap media akan memberikan honor yang berbeda-beda.
Berikut, tim www.pojokseni.com merangkum berbagai tips untuk mengirimkan cerpen/puisi ke surat kabar dan majalah ;

1. Telusuri dulu surat kabar/majalah yang hendak dijadikan sasaran pengiriman. Biasanya dengan membeli atau menelusuri situs onlinenya. Kenapa? Karena biasanya akan ada aturan bahwa naskah anda harus diketik di Ms Word, termasuk ukuran kertas, jenis huruf, spasi dan jumlah karakter (minimal dan maksimal)

2. Sesuaikan gaya dan visi tulisan anda dengan surat kabar/majalah sasaran pengiriman. Misalnya, kalau anda mengirim ke Kompas, maka tulisan yang menggunakan bahasa gaul (seperti loe, gue end dan semacamnya) tentu akan ditolak. Mengirim kisah vulgar ke majalah bernafas Islami juga akan membuat naskah anda ditolak. Berarti, beli dulu majalah/surat kabarnya kemudian pelajari apa visi dan misinya, setelah itu bolehlah mempelajari tulisan yang sudah pernah dimuat.

3. Saat mengirimkan melalui email, gunakan pengantar yang menggunakan bahasa yang lugas namun tepat guna. Untuk melihat contohnya, silahkan klik link ini >> Contoh email pengantar mengirim cerpen/puisi ke surat kabar dan majalah.

4. Jangan lupa, lampirkan karya anda di attachment (lampiran), juga biodata diri lengkap. Dalam biodata tuliskan nama asli, alamat, alamat email, nomor HP, nomor rekening dan nomor NPWP (bila sudah ada). Untuk data diri, diusahakan sama persis dengan di KTP. Jangan lupa, biasanya diberbagai media juga akan meminta pas foto anda.

5. Berusaha sudah, kemudian dilanjutkan dengan berdoa! Ingat, jangan sampai salah kirim! www.pojokseni.com juga mempublish alamat-alamat pengiriman naskah (lewat email) ke surat kabar/majalah lainnya. Lihat disini >> alamat email suratkabar/majalah untuk mengirim karya.

6.Disitus lain, tim www.pojokseni.com menemukan kalimat "sakti" yang biasanya di letakkan dalam badan email (sebagai pengantar karya) yakni >> "Saya berharap ada konfirmasi terkait dimuat atau tidaknya karya saya ke nomor ......., bila setelah dua bulan cerpen/puisi ini belum dimuat, maka saya akan kirim ke media lain,"

7. Bila dimuat, tetap berkarya yang lebih indah, bila tidak dimuat, tetap menulis, jangan patah semangat.

Bila ingin mengutip sebagian atau keseluruhan dari artikel di situs ini, harap menyertakan sumber : www.pojokseni.com

(Jangan lupa follow kita di twitter @pojokseni untuk update info terbaru)

 Jangan lupa dapatkan novel terbaru Adhyra Irianto : "Pencuri Hati" di Gramedia kota anda
 Baca infonya disini >> Novel Pencuri Hati, Adhyra Irianto