Pengertian Seni Kriya : Pengertian Umum -->
close
19 April 2014, 4/19/2014 02:54:00 AM WIB
Terbaru 2015-08-06T16:57:18Z
Seni

Pengertian Seni Kriya : Pengertian Umum

Advertisement

Oleh : Tim Pojok Seni (@pojokseni)

Pengertian Seni Kriya :

pojokseni.com - Seni Kriya adalah Bidang keilmuan yang mempelajari pengetahuan, keterampilan dan kreatifitas berkarya rupa, yang bertolak dari pendekatan medium, kepekaan estetik, kebutuhan keseharian (utiliatrian) dan mengandalkan keterampilan manual. Seni kriya juga adalah merupakan salah satu dari karya senirupa terapan yang proses pembuatannya lebih mengutamakan fungsi dan kegunaan.
Seni kriya (seni kerajinan tangan, handycraft) dapat diartikan, suatu bentuk/karya yang dikerjakan secara manual atau dibantu dengan alat lain sebagai benda yang berguna bagi kepentingan manusia.
Hasil karya kriya diutamakan mengandung nilai keunikan konseptual, tema, imajinatif, emosional dan inderawi (visual, tactile, olfactory). Kriya juga merupakan metoda berkarya sekaligus mendesain produk yang mengutamakan nilai kualitas estetika, fungsional, keunikan, tema, makna dan pesan filosofis.
Penciptaan karya seni kriya tidak hanya didasarkan pada aspek fungsionalnya (kebutuhan fisik) saja, tetapi juga untuk pemenuhan kebutuhan terhadap keindahan (kebutuhan emosional). Dalam perkembangannya, karya seni kriya selalu identik dengan seni kerajinan. Hal ini disebabkan pembuatan karya seni kriya yang tidak lepas dari pengerjaan tangan (hand made) dan memiliki aspek fungsional.

Perkembangan Seni Kriya di Nusantara

Seni kriya Nusantara di indonesia dapat dikelompokkan kedalam 3 kelompok fase perkembangan :



- Seni Kriya Tradisional Klasik (Hindu-Budha)
- Seni Kriya Tradisional Rakyat (Daerah), dan
- Seni Kriya Indonesia Baru (Kolonial)

 Seni Kriya Tradisional Klasik (Hindu-Budha) :

- Kaidah seni dibakukan dalam pedoman seni oleh empu atau seniman.
- Mutu seni, yang bersifat teknik maupun estetik dilandasi oleh pemikiran falsafah hidup dan pandangan agama Hindu, Budha, Islam.
- Contoh karya seni kriya pada masa ini adalah batik, pandai emas dan perak, ukiran kayu, keris, wayang kulit dan wayang golek, dan kerajinan topeng



wayang dan keris

Seni Kriya Tradisional Rakyat (Daerah)

    Ciri-ciri dari kebudayaan etnik menghasilkan corak kesenian tradisional sesuai dengan watak masyarakat, adab kehidupan, dan lingkungan alamnya
    Pembuatan dan jenis seni kriya tradisional ditentukan oleh bahan yang tersedia di lingkungan tempat tinggal.
    Karya seni kriya tradisional rakyat yaitu : anyaman, gerabah, logam, dan topeng yang masih bertahan
Ciri - ciri karya seni kriya tradisional rakyat :

- kebudayaan etnik
- corak tradisional
- watak masyarakat
- adab kehidupan
- lingkungan alamnya

Seni kriya tradisional
Seni Kriya Indonesia Baru (Kolonial)

    Pada zaman kolonial pendidikan mementingkan nilai-nilai rasional dan kehidupan jasmaniah.
    Kesadaran nilai-nilai luhur terhadap nilai-nilai tradisional seni kriya menjadi lemah, baik yang klasik maupun kriya rakyat
    Beberapa karya kriya indonesia baru yang dipadukan dengan seni tradisi dan bahan industri

          ciri-ciri karya indonesia baru :

- Kehilangan nilai tradisi dan nilai klasik
- Komersialisasi yang melanda para kriyawan. keahlian para seniman klasik tidak diwariskan
- Saingan dari benda pakai hasil produksi industri

Bersambung ke Pengertian Seni Kriya : Fungsi dan Jenis-jenis karya kriya (Klik Disini)

(Dari berbagai sumber)

Bila ingin mengutip sebagian atau keseluruhan artikel di www.pojokseni.com, harap mencantumkan sumber.

Ads