01 March 2020

author photo

Baca Juga



pojokseni.com - Pertunjukan seni teater sendiri terbagi menjadi dua jenis. Yakni teater moderen, dan teater tradisional. Dikenal memiliki banyak sekali kesenian, Indonesia juga memiliki sejumlah teater tradisional yang berasal dari seluruh penjuru Nusantara. Dan berikut adalah informasi tentang Teater Tradisional khas Indonesia.

Mengenal Teater Tradisional khas Nusantara

Lenong (Betawi)


Saya yakin anda sudah tidak asing dengan teater satu ini. Lenong merupakan teater yang cukup populer di Indonesia. Teater khas Betawi ini dikemas dalam banyolan, dan diiringi dengan musik.
Dialog pada Lenong juga menggunakan logat Betawi. (Baca juga 10 Bentuk Teater Tradisional di Indonesia)

Ketoprak (Yogyakarta)



Teater khas Indonesia selanjutnya adalah ketoprak. Berkembang di Yogyakarta, ketoprak mementaskan berbagai jenis cerita. Seperti epos Ramayana, bahkan cerita 1001 malam.
Dahulu, iringan musik ketoprak hanya berupa alat seadanya seperti lesung (penumbuk padi) dan kendang. Namun seiring berjalanya waktu, alat musik pengiring ketoprak semakin beragam. Seperti gamelan Jawa, dan sebagainya.

Mendu (Kepulauan Riau)



Beralih ke bagian barat Indonesia, ada Mendu. Selain di kepulauan Riau, mendu juga berkembang di Kalimantan Barat. Maka tak heran, pada tahun 2014 pemerintah Indonesia menetapkan mendu sebagai warisan tak benda, milik kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.

Mendu sendiri merupakan teater tradisional, yang dalam pentasnya menggabungkan unsur drama dan unsur seni seperti tari, silat, dan pantun. Pertunjukan mendu biasanya diawali oleh tarian tradisional khas Melayu.

Longser (Jawa Barat)


Berkembang di daerah Jawa Barat, longser lebih banyak menampilkan cerita dari kehidupan sehari-hari. Longser sendiri merupakan singkatan/akronim dari kata "Melong" dan "Seredet". Melong sendiri artinya melihat. Sedangkan seredet, berarti tergugah. Jika digabungkan, dapat diartikan sebagai "siapapun yang melihat, pasti akan tergugah".

Pertunjukan Longser biasanya memberi kesan jenaka, sederhana, dan menghibur bagi para penontonya.

Ludruk (Jawa Timur)


Dari bagian barat pulau Jawa, kita beralih ke bagian timur tepatnya di provinsi Jawa Timur. Ludruk merupakan teater khas Jawa Timur. Tema pentas ludruk, biasanya lebih banyak mengangkat tentang keseharian di kehidupan masyarakat. Namun terkadang, ludruk juga mementaskan cerita perjuangan melawan penjajahan, atau kisah 1001 malam.

Selain drama, pertunjukan ludruk biasa diselingi musik dan guyonan.

Randai (Minangkabau)


Dari Minangkabau, Sumatera Barat, ada teater tradisional bernama Randai. Pertunjukan randai, biasanya diiringi irama gendang. Sedangkan pesan dari sebuah cerita, disampaikan dalam bentuk gurindam.

Randai juga biasa diiringi berbagai alat musik seperti gendang, talempong, dan puput.

Dulmuluk (Sumatera Selatan)


Dulmuluk merupakan teater tradisional, yang berasal dari Sumatera Selatan. Nama dulmuluk, berasal dari tokoh cerita dalam "Hikayat Abdul Moeloek".

Pertunjukan dulmuluk sendiri, biasanya memadukan berbagai seni seperti tari, menyanyi, dan drama.

Kondobuleng (Makasar)


Dari pulau Sulawesi, tepatnya kota Makasar ada teater tradisional bernama Kondobuleng. Teater ini tumbuh dan berkembang dari kebudayaan masyarakat Bugis.

Nama kondobuleng sendiri berasal dari dua kata. Yakni kondo yang berarti bangau, dan buleng yang berarti putih. Jika diartikan secara keseluruhan, kondobuleng berarti bangau putih. Kobdobuleng biasanya dipentaskan dengan gaya yang lucu, dan jenaka.

Ubrug (Banten)


Dari provinsi Banten, ada teater tradisional bernama ubrug. Kisah yang dipentaskan dalam ubrug, biasanya mengambil cerita dari kehidupan sehari-hari. Pertunjukan ubrug juga biasa diringi alat musik gamelan.

Sebenarnya masih banyak teater tradisional lain, yang tidak kalah menarik untuk dieksplorasi. Namun tidak bisa saya tulis semua, mengingat jumlahnya yang sangat banyak.


Demikian informasi mengenai Teater Tradisional khas Indonesia, semoga bermanfaat. (pojokseni.com)
your advertise here

This post have 0 komentar

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.

Selanjutnya Posting Berikutnya
Sebelumnya Artikel Sebelumnya

Advertisement

Advertisement

Loading...