Sisi Kelam Industri Film Porno ; Mengerikan, Ketat dan Membunuh

Ilustrasi

pojokseni.com - Sejak Desember 2017, tercatat sebanyak 5 orang perempuan aktris film biru meninggal dunia di usia yang masih sangat muda, 20 - 35 tahun. Dimulai dari ditemukannya jasad August Ames di San Fernando Valley. Sang aktris yang masih berusia 23 tahun tersebut diketahui meninggal kaena bunuh diri, tak tahan kena bully. Sebelumnya, August Ames menolak mentah-mentah permintaan produsernya untuk menjadikan seorang aktor gay sebagai patnernya di film terbaru. Penolakan tersebut membuat August Ames di-bully di media sosial. Ames dikatakan sebagai homofobia.

Belum selesai kisah Ames, tanggal 13 Desember 2017, seorang aktris film porno lainnya Yuri Luv atau Yurizan Beltran ditemukan meninggal dunia di Los Angeles di usianya yang baru menginjak 31 tahun. Yuri meninggal karena overdosis obat terlarang, yang disebut sebagian pihak sebagai pelariannya dari tekanan yang selama ini menghantuinya di industri film porno.

Nama beken dari industri film esek-esek yang ditemukan meninggal selanjutnya adalah Olivia Voltaire atau Olivia Lua yang meninggal di usia 23 tahun. Olivia sudah lama kecanduan obat-obatan terlarang -yang disebut juga sebagai efek dari stress yang menimpanya di jagad industri film porno-. Lalu, ia ditemukan meninggal di pusat rehabilitasi California pada tanggal 20 Januari 2018. Mundur sedikit di awal tahun, tepatnya pada tanggal 7 Januari 2018, aktris muda lainnya Olivia Nova ditemukan meninggal di Las Vegas, saat itu usianya masih 20 tahun. Kematian Olivia yang satu ini masih belum jelas penyebabnya.

Banyaknya bunuh diri aktris film porno, ditambah pengakuan beberapa "pensiunan" film porno membuka tabir gelap betapa mengerikannya industri film ini.

Penuh Tekanan dan Tindakan Kekerasan


Setiap hari, para aktris film biru ini mendapat ancaman, tekanan dan hal-hal yang di luar batas. Penggemar film porno semakin menginginkan hal yang di luar batas, termasuk adegan kekerasan di dalam film tersebut. Dan yang menjadi korbannya, sebagian besar selalu pemeran wanita.

Seorang aktris film porno, bernama Jewels Jade mengaku sempat trauma dan stress karena salah satu adegan yang dilakoninya. Ia bahkan berharap Tuhan mencabut nyawanya saat itu.

Awalnya, ada adegan yang ditawarkan produser ke padanya yang sangat tidak manusiawi. Ia diikat di bagian belakang truk sampah, kemudian disiksa dan digagahi sejumlah pria. Bila ia menolak, maka karirnya akan selesai, sedangkan para aktor dan aktris film porno akan selalu kesulitan mendapat pekerjaan apabila berhenti. Hanya sedikit saja yang mampu keluar dari "lingkaran api" tersebut dan sukses dengan karir lainnya.

Setelah melakoni peran tersebut, Jade pulang ke rumah dan menangis. Ketakutan, kesakitan dan sebagainya menjadikan ia mengalami trauma bertahun-tahun. Dikutip dari The Herald, laporan dari AVN tahun 2010, dari 50 film porno paling terfavorit, 90 persen di antaranya memuat adegan kekerasan, atau agresif baik verbal maupun fisik. Kadang adegan brutal semacam itu terjadi tanpa kesepakatan terlebih dulu dengan aktris. Di beberapa kasus, aktris bahkan berteriak meminta adegan tersebut dihentikan, karena ia sudah terlalu menderita kesakitan. Namun, faktanya, adegan tersebut terus berjalan sampai selesai.

Belum lagi bila Anda melihat adegan gay atau lesbi, sebagian besar justru diperankan oleh aktor yang "normal". Jadinya, mereka menjalani adegan penuh tekanan, apalagi untuk pasangan laki-laki. Ada lagi fakta lainnya yang juga bikin miris, para aktris akan tetap menjalani adegan meski sedang datang bulan. Caranya, ada spons yang dimasukkan ke dalam organ intimnya.

Kejadian itu hanya beberapa dari ratusan adegan tak manusiawi yang harus dijalani aktris film biru. Ada yang dipukul, disiksa, sampai luka yang meninggalkan bekas tak bisa hilang, ada juga yang terpaksa menjalani adegan menyakitkan seperti seks anal, seks oral yang bisa membuat aktris tercekik dan sebagainya. Sejumlah media melaporkan, ada banyak aktris bahkan aktor yang depresi, stress dan trauma. Tidak sedikit di antara mereka yang mencoba bunuh diri.

Dengan kenyataan seperti itu, masih maukah Anda menonton film seperti ini lagi? Beruntungnya, ada sejumlah nama beken dari industri ini yang berhasil keluar dan sukses di bidang lain. Sebut saja Maria Ozawa atau Miyabi -Ratu JAV- dan Shasa Grey yang sukses tanpa harus menjalani adegan ranjang yang penuh kekerasan. (ai/pojokseni)

No comments:

Post a Comment

Harap tidak berkomentar yang melanggar HAM, SARA dan tindak kriminal lainnya.

Artikel Menarik Hari Ini

    memuat ...